Tautan-tautan Akses

Maraknya Aksi Copet, Polisi Paris Tingkatkan Keamanan untuk Turis


Anak-anak bermain air di air mancur Alun-Alun Trocadero di depan Menara Eiffel dalam sore musim panas yang terik di Paris (19/7). (Reuters/Gonzalo Fuentes)

Anak-anak bermain air di air mancur Alun-Alun Trocadero di depan Menara Eiffel dalam sore musim panas yang terik di Paris (19/7). (Reuters/Gonzalo Fuentes)

Ibukota Perancis belakangan ini mendapat reputasi buruk karena meningkatnya jumlah kejahatan skala kecil seperti pencopetan terhadap turis.

Pengunjung kota Paris tidak lupa bahwa Menteri Dalam Negeri Perancis Manuel Valls sedang kerepotan akibat ulah pencopet dan penjahat teri yang baru-baru ini menarget turis.

Karenanya, wisatawan bisa melihat polisi khusus Perancis mendatangi beberapa lokasi wisata utama, Jumat (2/8), mulai dari Museum Louvre sampai Menara Eiffel, untuk menunjukkan bahwa Paris ramah turis dan mengeluarkan pesan “Paris adalah kota yang aman.''

Ibukota Perancis belakangan ini mendapat reputasi buruk karena meningkatnya jumlah kejahatan skala kecil terhadap turis. Museum Louvre bahkan ditutup satu hari April lalu ketika para pegawai yang marah akibat ulah pencopet, meninggalkan pekerjaan mereka.

Sebagai tanggapan, Valls menambah 200 polisi untuk menyambangi tujuan wisata utama dan mengeluarkan panduan tetap aman di kota bertabur cahaya itu, dalam enam bahasa.
XS
SM
MD
LG