Tautan-tautan Akses

Polisi Perancis Bentrok dengan Demonstran Pendukung Migran di Calais


Polisi di Calais, Perancis melemparkan gas air mata ke arah para demonstran (foto: dok).

Polisi di Calais, Perancis melemparkan gas air mata ke arah para demonstran (foto: dok).

Polisi Perancis menembakkan gas air mata dan meriam air ke arah demonstran yang membela migran di bagian utara kota Calais hari Sabtu (1/10).

Polisi Perancis menembakkan gas air mata dan meriam air ke arah demonstran yang membela migran di bagian utara kota Calais, ketika pemerintah bersiap menutup kamp migran terburuk di Perancis.

Demonstran – yang mencakup aktivis-aktivis kelompok pendukung migran, seorang kandidat sayap kanan-jauh dan para migran sendiri – menentang larangan pihak berwenang untuk melangsungkan demonstrasi.

Para demonstran mengatakan mereka menunjukkan solidaritas dengan migran yang akan segera diusir dari kamp Calais itu.

Ratusan orang yang datang dengan bis dari kota-kota lain bentrok dengan polisi yang menggunakan gas air mata untuk membubarkan mereka dan mencegah demonstran memasuki pusat kota.

Presiden Perancis Francois Hollande berjanji akan menutup kamp Calais selambat-lambatnya pada akhir tahun ini dan memindahkan ribuan migran di Perancis sementara kasus permohonan suaka mereka dikaji. [em]

XS
SM
MD
LG