Tautan-tautan Akses

Polisi China Serang Pemilik UKM Tibet dekat Danau Sakral


Seekor yak menunggu turis di Danau Tsongon, provinsi Qinghai, China. (Foto: Dok)

Seekor yak menunggu turis di Danau Tsongon, provinsi Qinghai, China. (Foto: Dok)

Insiden itu menyusul peristiwa serupa tanggal 2 Juni di desa nomaden tetangganya, Tanakma, di mana polisi menghancurkan rumah dan warung-warung penduduk.

Suku pengembara Tibet yang memrotes penutupan paksa warung-warung mereka, dipukuli oleh polisi China hari Kamis (23/6) di dekat Danau Tsongon di wilayah Chabcha (Tsolho) provinsi Qinghai.

Insiden hari Kamis itu menyusul peristiwa serupa tanggal 2 Juni di desa nomaden tetangganya, Tanakma, di mana polisi menghancurkan rumah dan warung-warung penduduk.

Beberapa foto dan video protes hari Kamis, yang dimuat di media sosial, menunjukkan para pengunjuk rasa memegang spanduk yang mengatakan "kita harus hidup, kita perlu makan."

Dalam rekaman video itu, tampak seorang laki-laki yang mengalami luka di wajah dan kepalanya, sementara pemimpin Partai Komunis tingkat distrik bernama Dukjam memerintahkan para pengunjuk rasa mematuhi instruksi dengan menutup usaha mereka untuk selamanya.

Masyarakat nomaden Tibet telah berkembang selama berabad-abad di dekat pantai Danau Tsongon yang berair asin, yang juga dikenal sebagai Danau Kokonor dan "danau biru."

Danau itu terletak 3.000 meter di atas permukaan laut, dikelilingi padang rumput yang subur. Banyak orang Tibet menganggapnya danau sakral. Perdagangan yang telah mapan di sepanjang pantai dijalankan oleh warga Tibet lokal.

Pada tahun 2015, ketika warga Tibet menuntut hak untuk melanjutkan operasi bisnis mereka di dekat danau, pejabat pemerintah China menanggapi dengan mengatakan hanya bisnis yang punya modal minimal 10 juta Yuan atau sekitar US$1,5 juta bisa mendapat izin untuk membuka usaha di dekat danau, sehingga praktis tidak ada warga lokal yang mampu melakukannya.

Mulai Kamis sore, warga Tibet di pengasingan mengatakan kepada VOA, sambungan telepon ke wilayah tersebut telah diblokir. [ps/ii]

XS
SM
MD
LG