Tautan-tautan Akses

Polisi Bangladesh Ciduk 5 Ribu Tersangka dalam Razia Militan


Polisi Bangladesh berjaga-jaga di luar penjara di Dhaka (12/6).

Polisi Bangladesh berjaga-jaga di luar penjara di Dhaka (12/6).

Militan telah disalahkan atas tewasnya 30 lebih warga di Bangladesh sejak awal tahun lalu, termasuk penulis blog, aktivis hak kaum gay, Kristen dan Hindu.

Polisi di Bangladesh mengatakan mereka telah menangkap lebih dari lima ribu tersangka dalam tiga hari pertama razia nasional untuk merespon meningkatnya kekerasan ekstremis terhadap minoritas agama dan aktivis sekuler.

Kepala Kepolisian Nasional Bangladesh, Shahidul Hoque hari Minggu (12/6) mengatakan, penangkapan mencakup sedikitnya 85 militan, dan semua yang ditangkap dikenakan tuduhan tertentu.

Militan telah disalahkan atas tewasnya 30 lebih warga di Bangladesh sejak awal tahun lalu, termasuk penulis blog, aktivis hak kaum gay, Kristen dan Hindu.

Ekstremis Negara Islam (ISIS) telah mengklaim bertanggung jawab atas lebih dari 20 pembunuhan. Dalam satu minggu terakhir, militan ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan seorang pekerja biara Hindu, seorang pendeta tua Hindu dan seorang pedagang beragama Kristen. Ketiganya dibacok sampai mati.

Istri seorang pejabat penting kontra-terorisme yang beragama Islam juga ditikam dan ditembak mati. Meski ada pengakuan dari ISIS, pihak berwenang Bangladesh terus bersikeras tidak ada kelompok-kelompok teror asing yang beroperasi di negara tersebut. Sebaliknya, mereka menyalahkan militan dalam negeri dan dalam beberapa kasus menyalahkan pihak oposisi politik atas kekerasan-kekerasan tersebut.

Meskipun secara resmi Bangladesh adalah sebuah negara sekuler, sekitar 90 persen rakyat Bangladesh adalah Muslim. [zb]

XS
SM
MD
LG