Tautan-tautan Akses

Polisi Bangladesh Bubarkan Pemogokan Buruh Garmen


Buruh garmen Bangladesh melakukan unjuk rasa di Dhaka untuk menuntut upah yang lebih tinggi (foto: dok).

Buruh garmen Bangladesh melakukan unjuk rasa di Dhaka untuk menuntut upah yang lebih tinggi (foto: dok).

Polisi di Bangladesh menembakkan gas air mata dan peluru karet hari Kamis (7/8) untuk membubarkan protes buruh garmen yang menuntut upah lebih tinggi.

Presiden aliansi serikat buruh garmen Bangladesh, Tuba Group, Mushrefa Mishu, mengatakan kepada VOA bahwa pihak berwenang menggunakan kekerasan untuk mengosongkan sebuah pabrik di Dhaka di mana ratusan pekerja melakukan aksi mogok makan sejak tanggal 28 Juli.

Polisi menangkap Mishu bersama dengan dua orang pemimpin 1.500 buruh pabrik garmen yang menuntut pembayaran tunggakan upah dan bonus hari Raya.

Upah rendah yang dibayarkan kepada buruh di Bangladesh telah mendorong industri garmen menjadi yang terbesar kedua di dunia, setelah China. Upah buruh di Bangladesh hanya separuh dari upah buruh di Vietnam.

XS
SM
MD
LG