Tautan-tautan Akses

Polisi Austria: Penusukan di Kereta Api Tidak Terkait dengan Terorisme


Polisi Austria menangkap tersangka pelaku penusukan penumpang kereta api di stasiun kereta api Sulz-Röthis, Vorarlberg, Austria (16/8).

Polisi Austria menangkap tersangka pelaku penusukan penumpang kereta api di stasiun kereta api Sulz-Röthis, Vorarlberg, Austria (16/8).

Menurut polisi, pria yang diidentifikasi sebagai warga negara Jerman berusia 60 tahun itu tampaknya tidak stabil secara kejiwaan, ketika ia menyerang dua orang di kereta dekat desa Sulz.

Polisi Austria mengatakan tidak ada tanda-tanda kaitan dengan terorisme dalam penusukan membabi buta di kereta api di Austria barat yang dilakukan oleh seorang pria “sakit jiwa” hari Selasa (16/8).

Menurut polisi, pria yang diidentifikasi sebagai warga negara Jerman berusia 60 tahun itu tampaknya tidak stabil secara kejiwaan, ketika ia menyerang dua orang di kereta dekat desa Sulz.

“Pria itu tidak memiliki latar belakang migrasi. Dari semua pemeriksaan dia sakit jiwa dan kami mengesampingkan insiden itu sebagai aksi teroris,” kata juru bicara kepolisian Horst Spitzhofer kepada kantor berita Perancis (AFP).

Penyerang itu sedang dalam perjalanan ke kota Bregenz ketika ia secara membabi buta mulai menusuk dua remaja. Korban pertama, seorang berusia 19 tahun ditusuk pada perut dan punggung, sementara yang lain, remaja berusia 17 tahun ditikam pada tenggorokannya.

Penyerang akhirnya ditaklukkan setelah melakukan perlawanan terhadap polisi ketika kereta berhenti di stasiun. Polisi mengatakan kedua korban telah dibawa ke rumah sakit.

Hari Sabtu, serangan pisau serupa di kereta di Swiss menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya. Polisi mengatakan mereka telah mengesampingkan hubungan antara kedua insiden itu. [lt]

XS
SM
MD
LG