Tautan-tautan Akses

Gerakan Nasionalis Polandia Serukan Reformasi Uni Eropa


Para anggota asukan Polandia saat melakukan pembukaan latihan militer bersama NATO di Warsawa bulan lalu (6/6). Polandia belum melihat adanya keinginan masyarakatnya untuk keluar dari Uni Eropa.

Para anggota asukan Polandia saat melakukan pembukaan latihan militer bersama NATO di Warsawa bulan lalu (6/6). Polandia belum melihat adanya keinginan masyarakatnya untuk keluar dari Uni Eropa.

Tidak seperti beberapa negara Eropa tengah dan timur, Polandia belum melihat adanya keinginan masyarakatnya untuk keluar dari Uni Eropa, karena dipicu oleh keluarnya Inggris atau Brexit.

Namun, beberapa gerakan nasionalis di Polandia, yang pengaruhnya terus meningkat, menyerukan reformasi menyeluruh di dalam Uni Eropa.

Seruan itu dipimpin terutama oleh orang-orang muda, anggota generasi kebebasan pasca-komunis, yang memiliki pandangan yang sering dan secara paradoks lebih tradisional dan konservatif daripada generasi yang lebih tua, yang menderita di bawah Nazi dan kemudian tekanan komunis.

Dalam satu pertemuan golongan nasionalis di Warsawa pekan ini, ingatan atas tekanan komunis masih cukup segar untuk membawa seorang pria 79 tahun menangis. "Apa yang mereka lakukan pada bangsa martir saya!" katanya. "Saya kecewa saya hidup pada zaman seperti itu. Saya selamat karena dilindungi."

Abad ke-20 itu tidak baik untuk Polandia. Tadinya masyarakat kosmopolitan beragam etnis, pendudukan Nazi hampir melenyapkan penduduk Yahudinya. Kemudian, komunisme gaya-Soviet menumpas perdebatan dan melenyapkan budaya tradisional negara itu.

Polandia adalah dan merasa bagian dari Eropa, tetapi gerakan nasionalisnya yang semakin meningkat menentang rencana Uni Eropah menetapkan kuota jumlah pengungsi yang harus diterima negara anggota serta hak bagi golongan LGBT, yang oleh sebagian penduduk dirasa mengancam budaya tradisional mereka. [ps]

XS
SM
MD
LG