Tautan-tautan Akses

PM Turki: Pelaku Pengeboman di Ankara adalah Warga Suriah


Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu (kiri) didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki Jenderal Hulusi Akar saat menyampaikan peryantaan terkait ledakan di Ankara, Turki (18/2).

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu (kiri) didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki Jenderal Hulusi Akar saat menyampaikan peryantaan terkait ledakan di Ankara, Turki (18/2).

Dalam pidato yang ditayangkan televisi hari Kamis (18/2), Davutoglu mengatakan serangan itu dilancarkan oleh kelompok separatis Kurdi PKK “bersama-sama dengan satu orang yang menyelinap ke Turki dari Suriah.”

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan seorang lelaki Suriah yang punya kaitan dengan kelompok-kelompok milisi Kurdi, bertanggung jawab atas serangan bom mobil di Ankara yang menewaskan sekurang-kurangnya 28 orang.

Dalam pidato yang ditayangkan televisi hari Kamis (18/2), Davutoglu mengatakan serangan itu dilancarkan oleh kelompok separatis Kurdi PKK “bersama-sama dengan satu orang yang menyelinap ke Turki dari Suriah.”

Davutoglu mengatakan lelaki Suriah itu adalah anggota YPG, sebuah kelompok pemberontak Kurdi Suriah. Turki menganggap YPG dan PKK sebagai organisasi teroris.

Ia juga mengimbau bantuan internasional dalam menghadapi YPG, ini jelas mengacu pada Amerika, yang mendukung kelompok tersebut dalam perang melawan militan ISIS.

Saleh Muslim, pemimpin kelompok Kurdi Suriah itu membantah tuduhan Turki, seraya menyatakan organisasinya tidak terkait dengan serangan-serangan bom.

Serangan bom mobil hari Rabu (17/2) itu menarget konvoi bus-bus militer di ibukota Turki, hanya beberapa meter dari gedung parlemen dan markas besar militer.

Belum ada yang mengaku bertanggungjawab atas pengeboman itu. Turki sebelumnya mengalami serangan-serangan serupa yang dilakukan ISIS dan pasukan separatis Kurdi dalam beberapa bulan ini.

Davutoglu mengatakan sembilan orang telah ditahan terkait dengan serangan tersebut. [uh]

XS
SM
MD
LG