Tautan-tautan Akses

PM Tunisia Pecat 5 Pejabat Keamanan Pasca Serangan Teror


PM Tunisia Habib Essid hari Senin (23/3) memecat lima komandan polisi setelah serangan teror (foto: dok).

PM Tunisia Habib Essid hari Senin (23/3) memecat lima komandan polisi setelah serangan teror (foto: dok).

PM Tunisia Habib Essid hari Senin (23/3) memecat lima komandan polisi setelah serangan teror atas museum nasional di Tunis minggu lalu.

Perdana Menteri Tunisia Habib Essid hari Senin (23/3) memecat lima komandan polisi pasca serangan teror minggu lalu di sana yang menewaskan 21 orang, yang hampir semuanya turis asing.

Juru bicara PM Tunisia mengatakan Essid hari Minggu mengunjungi Museum Nasional Bardo, yang menjadi target serangan itu, dan menemukan sejumlah kekurangan dalam bidang keamanan.

Pihak berwenang mengatakan para satpam yang bertugas menjaga museum itu dan kompleks parlemen disebelahnya sedang istirahat minum kopi ketika serangan terjadi hari Rabu. Dua militan menembak mati 20 turis asing dan satu orang Tunisia yang sedang turun dari bus di museum itu.

Kedua penyerang itu lalu melakukan perusakan di dalam museum selama berjam-jam sebelum ditembak mati oleh pasukan keamanan. Mereka diidentifikasi sebagai dua warga Tunisia berusia 20an tahun yang sempat dilatih di Libya.

Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi mengatakan pelaku ketiga terkait pembantaian itu masih buron. Ia mengatakan, “polisi dan intelijen tidak cukup sistematis dalam menjamin keamanan museum itu.”

Kementerian Dalam Negeri Tunisia merilis video CCTV yang menunjukkan dua laki-laki bersenjata dengan senapan serbu berkeliaran di dalam museum itu. Mereka juga tampak bertemu dan berbicara singkat dengan seorang laki-laki lain yang mengenakan tas punggung, lalu berpisah arah.

Militan ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, tetapi sebuah kelompok terkait al-Qaida di Tunisia juga mengaku sebagai dalang lewat sejumlah media sosial milik mereka.

XS
SM
MD
LG