Tautan-tautan Akses

PM Thailand Tolak Tuntutan Demonstran untuk Kompromi


PM Abhisit Vejjajiva berjabat tangan dengan pemimpin demonstran Veera Musikapong dalam pertemuan di Bangkok, 28 Maret 2010.

PM Abhisit Vejjajiva berjabat tangan dengan pemimpin demonstran Veera Musikapong dalam pertemuan di Bangkok, 28 Maret 2010.

Abhisit Vejjajiva menolak tawaran demonstran mengakhiri protes, jika parlemen dibubarkan dalam 30 hari.

PM Thailand Abhisit Vejjajiva menolak tawaran pemrotes anti-pemerintah untuk mengakhiri aksi mereka menduduki Bangkok pusat, jika dia membubarkan parlemen dalam 30 hari.

Perdana Menteri Abhisit mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi hari Sabtu dia tak akan berunding dengan pemrotes kaos merah karena mereka menggunakan kekerasan dan intimidasi.

Hari Jumat, kaos merah memperlunak tuntutan yang diajukan sebelumnya agar parlemen dibubarkan disusul penyelenggaraan pemilu. Namun, setelah penolakan Abhisit, pemrotes kaos merah akan melanjutkan aksi mereka.

Kebanyakan dari mereka adalah pendukung mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra yang terguling tahun 2006. Kaos merah ingin pemilu diselenggarakan untuk menggantikan Abhisit. Menurut mereka, kekuasaan Abhisit diraih secara tidak sah.

XS
SM
MD
LG