Tautan-tautan Akses

PM Thailand: Pemilu Dini Tidak Akan Ditangguhkan


PM Thailand Yingluck Shinawatra (Foto: dok)

PM Thailand Yingluck Shinawatra (Foto: dok)

Pemerintah Thailand mengatakan pemilihan umum dini akan diselenggarakan sesuai rencana pada tanggal 2 Februari, meskipun akan diboikot oleh oposisi dan terjadinya tiga hari protes anti pemerintah di ibukota.

Pemerintah Thailand mengumumkan rencana pemilu dini sesuai rencana akan diselenggarakan tanggal 2 Februari mendatang, setelah pertemuan antara anggota kabinet dan penjabat Perdana Menteri Yingluck Shinawatra. Dia mengatakan pemerintah tidak memiliki wewenang untuk menunda pemilu tersebut, seperti yang telah diusulkan oleh komisi pemilihan.

Pemimpin protes oposisi menolak untuk menghadiri pertemuan hari Rabu (15/1) dan bersikeras mengatakan bahwa pemilu jangan diadakan sampai reformasi dilaksanakan dan Yingluck mengundurkan diri.

Sementara itu, pengunjuk rasa berpawai di Bangkok untuk hari ketiga berturut-turut, menyusul laporan tentang kekerasan kecil yang terjadi Selasa malam (14/1).

Para petugas keamanan mengatakan seorang pria dan wanita menderita luka ringan dalam penembakan pagi dekat sebuah distrik perbelanjaan mewah di mana para pengunjuk rasa telah mendirikan perkemahan.

Pihak berwenang juga sedang menyelidiki kemungkinan serangan tadi malam terhadap rumah pemimpin oposisi terkemuka Abhisit Vejjajiva. Polisi mengatakan sebuah bom kecil, mungkin kembang api besar, dilemparkan ke atas rumah Abhisit, menyebabkan kerusakan kecil pada atap. Dia tidak ada di rumah pada saat itu dan tidak ada yang terluka.
XS
SM
MD
LG