Tautan-tautan Akses

PM Thailand Minta Demonstran Hentikan Protes


Para demonstran melakukan protes atas rancangan undang-undang amnesti yang kontroversial di Bangkok, Selasa (12/11).

Para demonstran melakukan protes atas rancangan undang-undang amnesti yang kontroversial di Bangkok, Selasa (12/11).

PM Thailand Yingluck Shinawatra meminta para demonstran di Bangkok menghentikan protes dan tidak melanjutkan rencana melakukan pemogokan umum.

Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra meminta para demonstran di Bangkok agar tidak melanjutkan rencana pemogokan umum yang diperkirakan akan dimulai hari Rabu, dan agar mengakhiri protes di jalan-jalan yang melibatkan ribuan orang di Bangkok.

Protes merebak belakangan ini terkait rancangan undang-undang amnesti yang kontroversial bagi kejahatan yang terkait dengan gejolak politik selama bertahun-tahun. Amnesti ini dapat diberlakukan juga bagi mantan perdana menteri yang kontroversial, Thaksin Shinawatra, serta orang-orang lain.

Rancangan undang-undang amnesti menyeluruh ini ditolak Senat Thailand pada hari Senin, tetapi legislasi tersebut dapat diajukan kembali dalam waktu 180 hari.

Para penentang menyatakan legislasi itu jangkauannya terlalu jauh dengan memberi amnesti bagi begitu banyak kejahatan, khususnya pelanggaran terkait korupsi oleh mantan Perdana Menteri Thaksin, kakak perdana menteri sekarang ini. Legislasi tersebut juga dapat memuluskan jalan Thaksin kembali dari pengasingannya ke Thailand.

Protes yang dipimpin Partai Demokrat yang beroposisi telah diikuti berbagai kelompok usaha, universitas dan organisasi masyarakat.

Pemerintah Yingluck sebelumnya mendapat pujian karena menciptakan stabilitas politik sejak mulai menjabat pada tahun 2011.
XS
SM
MD
LG