Tautan-tautan Akses

PM Spanyol Bertekad Hambat Kemerdekaan Daerah Catalan


Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, mengeluarkan pernyataan mengenai kemerdekaan Catalan di istana Moncloa, tempat tinggal resminya, di Madrid (27/10). (AP/Francisco Seco)

Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, mengeluarkan pernyataan mengenai kemerdekaan Catalan di istana Moncloa, tempat tinggal resminya, di Madrid (27/10). (AP/Francisco Seco)

Mariano Rajoy mengatakan tuntutan kemerdekaan itu "aksi provokasi," dan bahwa gagasan tersebut, sekiranya disetujui oleh parlemen Catalan, tidak akan ada pengaruhnya.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy berjanji akan menggunakan “semua upaya politik dan hukum” untuk menghentikan usaha daerah Catalan menjadi republik yang merdeka.

Ia menyebut tuntutan kemerdekaan itu “aksi provokasi.”

“Selama saya memimpin pemerintahan, Spanyol akan tetap menjadi negara warga yang bebas dan sederajat,” kata Rajoy dalam pidato yang disiarkan televisi ke seluruh Spanyol, Selasa (27/10).

“Gagasan ini, sekiranya disetujui oleh parlemen Catalan, tidak akan ada pengaruhnya.”

Partai-partai pro-kemerdekaan memenangkan mayoritas kursi dalam pemilihan umum daerah Catalan bulan lalu. Mereka mengumumkan Selasa bahwa parlemen akan menyetujui rancangan bulan depan untuk memulai proses pemisahan dari Spanyol. Para pendukung rancangan itu mengatakan mereka memperkirakan kemerdekaan penuh dalam waktu 18 bulan.

Catalan adalah daerah timur laut Spanyol yang mencakup Barcelona, ibukota daerah itu, dan sejumlah pantai wisata laut Tengah yang popular.

Gerakan kemerdekaan itu sudah berusia lebih satu abad tetapi belakangan ini semakin kuat sementara ekonomi Spanyol sedang berjuang keras untuk keluar dari resesi. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG