Tautan-tautan Akses

PM Norwegia: Pembunuhan Sandera oleh ISIS Tindakan Barbar


Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg (kiri) dan Menteri Luar Negeri Borge Brende dalam konferensi pers di Oslo (18/11). (ReutersFredrik Varfjell)

Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg (kiri) dan Menteri Luar Negeri Borge Brende dalam konferensi pers di Oslo (18/11). (ReutersFredrik Varfjell)

Militan ISIS mengklaim telah membunuh sandera Norwegia dan China yang "dibunuh setelah ditinggalkan oleh negara dan organisasi kafir."

Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg hari Rabu (18/11) menyatakan pembunuhan warga Norwegia oleh kelompok Negara Islam (ISIS) adalah "tindakan barbar."

“Ini pembunuhan berdarah dingin," ujarnya.

Dalam majalah propaganda berbahasa Inggris edisi daring, Dabiq, militan ISIS mengklaim telah membunuh sandera Norwegia dan China.

Kelompok itu menunjukkan foto dua mayat yang dikatakan warga China, Fan Jinghui, usia 50 tahun, dan warga Norwegia, Ole-Johan Grimsgaard-Ofstad, usia 48 tahun. Keterangan foto menyebutkan keduanya "dibunuh setelah ditinggalkan oleh negara dan organisasi kafir."

Kantor berita Associated Press (AP) melaporkan, kedua orang itu tampak ditembak mati. Kelompok ISIS merekam video eksekusi sandera lain, termasuk wartawan Amerika James Foley dan Steven Sotloff. Belum jelas bagaimana atau dimana Fan, konsultan lepas, ditangkap.

Grimsgaard-Ofstad, menurut laporan AP, adalah mahasiswa pascasarjana bidang filsafat politik, yang diculik ketika pergi ke Suriah Januari lalu. Tulisan terakhir di Facebook, akhir Januari, mengabarkan ia tiba di kota Idlib, dalam perjalanan menuju Hama.

Belum ada komentar mengenai dugaan pembunuhan itu dari Kementerian Luar Negeri China atau kantor berita resmi negara itu, Xinhua. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan, "Kami masih memverifikasi informasi tersebut.'' [ka]

XS
SM
MD
LG