Tautan-tautan Akses

PM Nawaz Sharif Undang Trump Kunjungi Pakistan


Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif (Foto: dok).

Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif (Foto: dok).

Kantor presiden terpilih memberi konfirmasi atas pembicaraan telepon itu, tetapi tidak mengkonfirmasi kutipan tertentu atau tanggapan Trump terhadap undangan itu.

Presiden terpilih Donald Trump mengatakan kepada Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif untuk menelponnya dengan masalah apapun, bahkan sebelum pelantikannya, demikian sebuah transkrip dari pembicaraan telepon antara kedua pemimpin tersebut yang dimuat dalam situs resmi pemerintah Pakistan.

Menurut transkrip itu, Trump mengatakan, "Saya siap dan bersedia memainkan peran apapun yang Anda inginkan dari saya untuk mengatasi dan mencari pemecahan terhadap masalah-masalah yang ada. Ini merupakan suatu kehormatan untuk saya dan saya pribadi akan melakukannya."

Juga dikatakan, ketika Nawaz menawarkan undangan berkunjung ke Pakistan, Trump menjawab, ia "akan senang datang ke sebuah negara, tempat dan bangsa yang hebat."

Kantor presiden terpilih memberi konfirmasi atas pembicaraan telepon itu, tetapi tidak mengkonfirmasi kutipan tertentu atau tanggapan Trump terhadap undangan itu, dan hanya dikatakan, kedua pemimpin mengadakan "percakapan yang produktif" tentang hubungan masa depan kedua negara mereka.

Presiden Barack Obama belum mengunjungi Pakistan selama menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. [ps/jm]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG