Tautan-tautan Akses

PM Kamboja: Proyek Bendungan Besar Belum akan Dimulai Hingga 2018


PM Kamboja Hun Sen (Foto: dok).

PM Kamboja Hun Sen (Foto: dok).

Kamboja telah menandatangani persetujuan membangun bendungan mega itu dengan perusahaan China Sinohydro, tetapi kedua pihak menyatakan, perlu lebih banyak studi dilakukan sebelum pembangunan dimulai.

Pembangunan sebuah bendungan besar di Kamboja barat daya tidak akan dimulai sampai paling tidak tahun 2018. Demikian keterangan PM Hun Sen, Selasa (24/2), dalam upaya untuk menghentikan oposisi keras terhadap proyek yang secara khusus mengecamnya.

Komentar Hun Sen itu dikeluarkan sehari setelah aktivis Spanyol, Alex Gonzalez-Davidson, dideportasi karena visa tinggalnya sudah melewati batas waktu. Gonzalez-Davidson adalah salah satu pendiri LSM “Mother Nature,” yang dengan vokal menentang pembangunan bendungan di propinsi Koh Kong itu.

Kamboja telah menandatangani persetujuan membangun bendungan mega itu dengan perusahaan China Sinohydro, tetapi kedua pihak menyatakan, perlu lebih banyak studi dilakukan sebelum pembangunan dimulai.

Proyek itu menimbulkan kecaman keras dari kelompok oposisi dan organisasi-organisasi lingkungan, yang mengatakan akan merusak daerah-daerah margasatwa yang luas di negara itu.

Tanpa menyebut nama sang aktivis, Hun Sen mengemukakan, orang asing semestinya jangan menasihati Kamboja dalam hal konservasi hutan dan konstruksi bendungan.

XS
SM
MD
LG