Tautan-tautan Akses

PM Inggris: Inggris Keluar dari Uni Eropa, Risiko Perang Meningkat


Perdana Menteri Inggris David Cameron menyampaikan pidato di Museum Inggris di pusat kota London (9/5).

Perdana Menteri Inggris David Cameron menyampaikan pidato di Museum Inggris di pusat kota London (9/5).

PM Inggris juga memperingatkan kemungkinan konsekuensi ekonomi yang parah kalau Inggris memilih meninggalkan Uni Eropa. Menurutnya hal itu akan merugikan setiap keluarga di Inggris $6.200 sebelum tahun 2030.

Perdana Menteri Inggris David Cameron memperingatkan dalam pidatonya hari Senin bahwa Inggris akan meningkatkan risiko perang kalau Inggris memilih keluar dari Uni Eropa dalam referendum yang dijadwalkan tahun ini.

Cameron memberi pidato utama hari Senin mengenai keamanan nasional sementara apa yang disebut kampanye “Brexit” berakhir sebelum referendum negara itu tanggal 23 Juni mengenai apakah Inggris tetap sebagai anggota persekutuan 28 negara itu.

"Dapatkah kita merasa pasti bahwa perdamaian dan kestabilan di benua kita sudah terjamin tanpa meragukan? Apakah risiko tersebut patut kita ambil? Saya tidak akan pernah terburu-buru membuat asumsi demikian," katanya.

Ia seterusnya mengemukakan argumentasi bahwa Uni Eropa telah membantu menumpas kekerasan pada waktu lalu ketika negara-negara "bermusuhan selama puluhan tahun."

"Isolasionisme tidak pernah menguntungkan negara ini," katanya.

Cameron juga memperingatkan kemungkinan konsekuensi ekonomi yang parah kalau Inggris memilih meninggalkan Uni Eropa. Menurut Cameron, itu akan merugikan setiap keluarga di Inggris $6.200 sebelum tahun 2030.

"Buktinya jelas, kita akan lebih makmur kalau dalam Uni Eropa, dan lebih miskin kalau kita keluar," katanya.

Kemudian hari Senin, mantan Walikota London Boris Johnson akan memberi pidato dalam usaha menyampaikan alasan bahwa sebaiknya negara itu dibebaskan dari Uni Eropa.

Warga Inggris terpecah dua mengenai masalah apakah Inggris sebaiknya keluar dari Uni Eropa. Hasil rata-rata enam jajak pendapat terakhir yang dilakukan oleh What UK Thinks memberi indikasi bahwa rakyat persis terbagi dua, di mana 50 persen mengatakan mereka akan memilih keluar dan 50 persen mengatakan mereka ingin tetal dalam Uni Eropa. [gp]

XS
SM
MD
LG