Tautan-tautan Akses

PM India Kunjungi Kashmir dengan Pengamanan Ketat

  • Anjana Parischa

PM India Narendra Modi (tengah) saat tiba di ibukota Kashmir-India, Srinagar hari Senin (8/12).

PM India Narendra Modi (tengah) saat tiba di ibukota Kashmir-India, Srinagar hari Senin (8/12).

PM India Narendra Modi berkunjung ke ibukota Kashmir-India, Srinagar di tengah penjagaan keamanan ketat oleh ribuan tentara hari Senin (8/12).

Di tengah pengamanan ketat menyusul meningkatnya kekerasan oleh militan di Kashmir-India, Perdana Menteri Narendra Modi hari Senin (8/12) menjanjikan pembangunan di negara bagian yang mayoritas penduduknya Muslim itu.

Partai Nasionalis Hindu yang dipimpin Modi, Bharatiya Janata, untuk pertama kalinya akan berusaha merebut kekuasaan di wilayah Himalaya yang merupakan inti persaingan antara India dan Pakistan itu.

Sebelum pemilu babak berikutnya hari Selasa, Narendra Modi berorasi di dua acara rapat umum di Kashmir, berjanji untuk mengubah wilayah yang telah dilanda konflik selama bertahun-tahun itu.

Hampir 4.000 tentara menjaga stadion kriket Sher-e-Kashmir - tempat rapat umum di ibukota musim panas Kashmir, Srinagar. Penembak jitu paramiliter berdiri di atap, penduduk menghadapi pembatasan mirip jam malam dan para pemimpin separatis Muslim menyerukan dihentikannya kegiatan kota sementara perdana menteri mengumumkan rencananya kepada warga Kasmir.

Modi mengatakan, aksi-aksi teroris telah berakhir di wilayah itu, tetapi korupsi masih marak. Dia mengatakan tantangan terbesarnya adalah mengakhiri korupsi, melawan kemiskinan dan pengangguran.

Dia berjanji untuk memberikan keadilan kepada penduduk di wilayah di mana ada kebencian mendalam terhadap pasukan keamanan India, yang dituduh warga Kashmir menarget warga tidak bersalah yang berjuang melawan militan. Pemimpin India itu menunjukkan untuk pertama kalinya militer mengaku bersalah menembak mati dua anak laki-laki dan telah menindak tentara yang menembak mereka.

Tetapi Perdana Menteri India membela kehadiran pasukan dalam jumlah besar di negara bagian itu, dan mengatakan mereka ada di sana untuk melindungi demokrasi.

Sebelum berorasi, dia memberikan penghormatan bagi 11 personil keamanan yang tewas hari Jumat dalam serangan militan terhadap sebuah markas militer. Mereka termasuk diantara 21 orang yang tewas hari itu dalam kekerasan yang kian meningkat.

Banyak orang di Srinagar menganggap usaha Partai Bharatiya Janata untuk memperoleh kekuasaan di wilayah yang mayoritas penduduknya Muslim itu sebagai langkah yang berani. Srinagar adalah pusat pergolakan separatis yang memporakporandakan Kashmir selama 25 tahun. Meskipun pemberontakan itu telah mereda, BJP secara luas tidak dipercaya di lembah itu.

Kepala Menteri Kashmir, Omar Abdullah mengeluh bahwa banyak orang yang menghadiri rapat umum itu diangkut dari wilayah yang mayoritas penduduknya warga Hindu.

Harapan partai Modi untuk memperoleh kekuasaan di negara bagian itu sangat bergantung pada dukungan dari wilayah Jammu dan Buddhist Leh yang didominasi warga Hindu.

XS
SM
MD
LG