Tautan-tautan Akses

PM Georgia: Perpecahan Koalisi Tak Ancam Stabilitas


PM Georgia, Irakli Garibashvili menepiskan perpecahan koalisi pemerintahannya (foto: dok).

PM Georgia, Irakli Garibashvili menepiskan perpecahan koalisi pemerintahannya (foto: dok).

Keluarnya partai Free Democrats dari koalisi pemerintahan Georgia, membuat partai koalisi yang berkuasa tidak punya mayoritas di parlemen.

Perdana Menteri Georgia hari Kamis (6/11) mengatakan mundurnya partai Our Georgia – Free Democrat dari koalisi yang berkuasa, tidak akan menggoyahkan pemerintahannya.

PM Irakli Garibashvili mengatakan dalam sidang kabinet di Tbilisi bahwa "tidak ada apa-apa dan tidak ada yang akan merusak stabilitas."

Ia menegaskan koalisi yang berkuasa memiliki mayoritas kuat di parlemen, dan pemerintah akan bekerja "lebih efisien."

Keluarnya partai Free Democrats dari koalisi membuat partai koalisi yang berkuasa tidak punya mayoritas dalam parlemen. Namun, beberapa anggota parlemen dari partai itu dilaporkan memutuskan untuk tetap bergabung dalam koalisi yang berkuasa, dan partai itu juga mungkin bisa minta bantuan dari beberapa anggota parlemen yang independen.

Menteri Luar Negeri Georgia Maya Panjikidze dan ketiga wakilnya mengundurkan diri hari Rabu untuk memprotes pemecatan Menteri Pertahanan Georgia yang pro-Barat, Irakli Alasania, sehari sebelumnya. Menteri Integrasi Eropa Aleksi Petriashvili mengundurkan diri hari Selasa.

Mundurnya para menteri itu - yang semuanya dari partai Our Georgia - Free Democrats - mengatakan pemecatan Alasania oleh PM Garibashvili bermotif politik dan membahayakan peluang Georgia bergabung dengan NATO dan Uni Eropa.

PM Garibashvili membantah tuduhan tersebut dan mengatakan orientasi pro-Barat Georgia "tidak akan berubah.”

Alasania mengkritik Perdana Menteri Garibashvili atas penangkapan beberapa pejabat kementerian pertahanan, yang katanya ditujukan untuk mengancam para pendukung hubungan baik dengan Barat.

XS
SM
MD
LG