Tautan-tautan Akses

PM Baru China Ungkap Agenda 5 Tahun ke Depan

  • Shannon Van Sant

PM baru China Li Keqiang menjawab pertanyaan-pertanyaan atas berbagai isu dalam konferensi pers pertamanya sebagai PM di Beijing, Minggu (17/3).

PM baru China Li Keqiang menjawab pertanyaan-pertanyaan atas berbagai isu dalam konferensi pers pertamanya sebagai PM di Beijing, Minggu (17/3).

Perdana Menteri baru Tiongkok Li Keqiang hari Minggu berbicara dengan wartawan, mengungkap agenda pemerintah untuk lima tahun ke depan.

Dalam konferensi pers pertamanya, Perdana Menteri China Li Keqiang menjawab pertanyaan-pertanyaan berbagai isu. Sepuluh tahun setelah pemimpin China sebelumnya menjanjikan reformasi dalam bidang layanan kesehatan, pendidikan dan kesenjangan pendapatan, PM Li berjanji akan mendorong perubahan-perubahan yang diperlukan untuk membendung meningkatnya ketidakpuasan diantara kelompok-kelompok kelas bawah di China.

Li Keqiang mengatakan dalam mencapai reformasi, China sekarang harus menghadapi berbagai masalah baru dan masalah-masalah yang tidak kunjung selesai. Ini agar China bisa mengatasi kepentingan-kepentingan pribadi. Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan mengatasi kepentingan pribadi mungkin lebih sulit daripada mengatasi masalah patriotisme, tetapi sebesar apapun masalahnya, China akan terus mengusahakan penyelesaiannya.

Li Keqiang mengatakan mempertahankan pertumbuhan ekonomi China adalah salah satu prioritas utama pemerintah dan ia menetapkan target GDP 7,5%. Urbanisasi akan menjadi salah satu kekuatan pendorong perekonomian China, dimana ratusan juta orang diperkirakan akan pindah dari pedesaan ke kota-kota China.

Untuk menampung warga kota yang baru, Li Keqiang mengatakan China akan memperbaiki jaringan pengaman sosial, perumahan umum, layanan kesehatan dan berbagai program pensiun negara itu.

Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan jika rakyat China mengalami lebih banyak kesulitan dalam hidup mereka, ini mungkin mengganggu landasan moral dan psikologis masyarakat. Ia menambahkan China harus melindungi hak-hak dan martabat rakyat.

Pemerintah China telah mengkonsolidasikan beberapa kementerian pemerintah dan Perdana Menteri Li Keqiang berjanji untuk memangkas pengeluaran dan birokrasi pemerintah secara besar-besaran, mengeluarkan larangan pembangunan gedung-gedung baru pemerintah dan mengumumkan pengurangan belanja hiburan bagi pejabat, ongkos-ongkos kunjungan yang tidak penting dan penggunaan kendaraan pemerintah.

Dengan indeks kualitas udara Beijing yang mendekati tingkat pencemaran udara yang sangat berbahaya, pernyataan-pernyataan Li Keqiang tentang lingkungan hidup merupakan pernyataan tertinggi terkait pencemaran lingkungan saat ini.

Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan China seharusnya tidak mengejar pertumbuhan ekonomi dengan mengorbankan lingkungan hidup. Ia menambahkan tingkat polusi, informasi tentang keamanan pangan dan usaha-usaha pembersihan lingkungan seharusnya diumumkan sehingga media dan rakyat dapat mengawasi upaya-upaya pemerintah tersebut secara lebih efektif.

Li Keqiang juga bicara tentang pentingnya memulihkan hubungan dengan Amerika, dan membantah tuduhan tentang serangan-serangan yang dilancarkan lewat jaringan internet.

Tetapi tantangan dalam negeri China mendominasi konferensi pers tersebut. Li Keqiang mengakui sulitnya untuk membatasi kekuasaan negara yang dinilai penting untuk memperluas kelas menengah China dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang cepat di negara itu.
XS
SM
MD
LG