Tautan-tautan Akses

PM Australia Tetapkan Tanggal Pemilu 7 September


PM Australia Kevin Rudd (Foto: dok).

PM Australia Kevin Rudd (Foto: dok).

PM Australia Kevin Rudd menetapkan pelaksanaan pemilu akan berlangsung tanggal 7 September, kurang dari enam pekan setelah mengalahkan Julia Gillard dalam pemungutan suara partai, Minggu (4/8).

Pada awal kampanye pemilu selama lima minggu, Perdana Menteri Australia
Kevin Rudd mengatakan untuk menghindari resesi akibat perlambatan ekonomi global, ekonomi Australia tidak lagi hanya bergantung pada permintaan China pada biji besi dan batubara.

Menurut Kevin Rudd, mengatakan pemilu merupakan kepercayaan publik kepada pemerintah untuk mengarahkan ekonomi melalui transisi yang terbentang di depan.

Beberapa jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan pemimpin kelompok oposisi konservatif Tony Abbot menjadi favorit untuk memenangkan pemilu, tetapi jajak pendapat di dunia maya menunjukkan para pemilih lebih menyukai Kevin Rudd.

Rudd yang dipecat oleh partainya bulan Juni 2010, mendapat dukungan yang melonjak dari pemilih sejak ia kembali aktif, namun tokoh oposisi konservatif Tony Abbot diyakini akan menang dalam pemilu.

Pemerintahan Partai Buruh Rudd akan terguling jika kehilangan satu saja kursi parlemen. Sekarang ini, partai pemerintah memiliki 71 kursi, partai oposisi 72 kursi, partai independen enam kursi dan partai hijau satu kursi dalam parlemen yang beranggota 150 orang.

Abbot telah berjanji jika terpilih akan mencabut pajak 30 persen untuk keuntungan sektor batubara dan bijih besi, dan pajak karbon yang tidak populer.

Partai Buruh berkuasa sejak tahun 2007 dan membantu Australia menghindari resesi setelah krisis finansial global tahun 2008. Namun laporan anggaran terbaru menunjukkan bahwa perekonomian Australia menurun sementara pengangguran meningkat.
XS
SM
MD
LG