Tautan-tautan Akses

PM Australia Perintahkan Selidiki Penyiksaan Remaja Aborigin di Penjara


Gambar dari video yang ditayangkan Australian Broadcasting Corporation's (ABC) menunjukkan anak laki-laki yang dipasung ke kursi.

Gambar dari video yang ditayangkan Australian Broadcasting Corporation's (ABC) menunjukkan anak laki-laki yang dipasung ke kursi.

PM Australia Malcolm Turnbull, Selasa (26/7), memerintahkan penyelidikan terhadap dugaan penyiksaan terhadap sejumlah remaja Aborigin di sebuah pusat penahanan.

Dalam sebuah pernyataan kepada pers, Turnbull mengatakan, ia bertekad membongkar kasus ini hingga ke akar-akarnya untuk mengetahui apakah ada budaya penyiksaan dan budaya menutup-nutupi penyimpangan di pusat penahanan itu,

Sebuah saluran televisi Australia, Senin, menayangkan rekaman gambar yang menunjukkan, sejumlah remaja pelanggar hukum ditelanjangi, disemprot gas air mata dalam jarak dekat, ditahan di sel terpisah, dan pada sebuah kasus, seorang remaja berusia 17 tahun ditutup kepalanya dan dipasung ke sebuah kursi selama dua jam.

Menurut laporan tersebut, anak-anak remaja berusia 10 hingga 13 tahun, di tahan di sel-sel kecil namun dengan pengamanan tinggi di penjara Don Dale. Sel-sel itu tidak dilengkapi fasilitas air kran atau penerangan alami dan telah menjadi sumber keluhan selama bertahun-tahun.

Northern Territory, di mana penjara itu berlokasi, memiliki tingkat penahan orang-orang di bawah umur tertinggi di negara itu. Sekitar 97 persen remaja yang ditahan di sana merupakan keturunan Aborigin, penduduk asli Australia. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG