Tautan-tautan Akses

Pilot Ukraina Mogok Makan di Penjara Rusia


Pilot tentara Ukrania, Nadezhda Savchenko, mendengarkan keputusan pengadilan dalam kurungan di ruang sidang di Moskow, Rusia (4/3). (AP/Pavel Golovkin)

Pilot tentara Ukrania, Nadezhda Savchenko, mendengarkan keputusan pengadilan dalam kurungan di ruang sidang di Moskow, Rusia (4/3). (AP/Pavel Golovkin)

Nadezhda Savchenko mogok makan menyusul hukumannya atas tuduhan berkomplot membunuh dua jurnalis Rusia yang meliput perang di Ukraina timur.

Pilot Ukraina yang dijatuhi hukuman penjara 22 tahun oleh peradilan Rusia bulan lalu, sebuah hukuman yang dikritik secara luas dan dianggap sebuah sandiwara, kini melakukan mogok makan untuk memprotes penahanan dirinya.

Pengacara Nadezhda Savchenko mengatakan, klien mereka tidak makan dan minum sejak hukumannya diberlakukan satu minggu yang lalu. Mereka mengatakan, bahwa hari Selasa (14/4) dia setuju untuk diberi cairan glukosa setelah dokter memperingatkan akan kemungkinan penggumpalan darah atau berhentinya detak jantung.

Savchenko mogok makan menyusul hukumannya atas tuduhan berkomplot membunuh dua jurnalis Rusia yang meliput perang di Ukraina timur. Pilot Ukraina itu membantah keterlibatan dalam kematian wartawan tersebut, tetapi juga menolak naik banding atas keputusan peradilan Rusia itu.

Ia pada intinya memaksakan sebuah taruhan ‘hidup atau mati’ dengan Kremlin untuk pembebasan dirinya.

“Dia tidak mau mati … ini sebuah bentuk protes,” kata pengacaranya Mark Feygan kepada VOA. “Tetapi mogok makan ini sudah merupakan ancaman langsung terhadap nyawanya.” [jm]

XS
SM
MD
LG