Tautan-tautan Akses

Pilot EgyptAir: Pembajak Berikan Pilihan


Tersangka pembajak pesawat EgyptAir Seif Eddin Mustafa (tengah, berkacamata) diamankan oleh polisi Siprus, Rabu (30/3).

Tersangka pembajak pesawat EgyptAir Seif Eddin Mustafa (tengah, berkacamata) diamankan oleh polisi Siprus, Rabu (30/3).

Seif Eddin Mustafa, pria Mesir yang katanya “jiwanya tidak stabil” membajak pesawat yang sedang dalam penerbangan ke Kairo itu hari Selasa (29/3).

Hari Rabu (30/3) pilot pesawat Egypt Air yang dibajak mengatakan laki-laki yang mengancam akan meledakkan pesawat itu menyuruhnya memutuskan tujuan pesawat itu, Siprus, Yunani, atau Turki. Siprus dipilih karena paling dekat.

Pilot tersebut, Amr al-Gammal, menceritakan kepada wartawan di Kairo bagaimana ia berniat berunding dengan pembajak untuk mengizinkan perempuan dan anak-anak keluar dari pesawat itu di Siprus, namun terkejut ketika semua penumpang Mesir diizinkan untuk keluar.

Al-Gammal menerima medali kehormatan dari Amr Nasr, Ketua Sindikat Pilot Sipil Mesir dalam pertemuan singkat di Kairo. Seif Eddin Mustafa, laki-laki yang katanya “jiwanya tidak stabil” membajak pesawat yang sedang dalam penerbangan ke Kairo itu hari Selasa dan mengancam akan meledakkan pesawatnya.

Bomnya kemudian diketahui palsu dan ia menyerahkan diri, dengan semua penumpang dibebaskan tanpa kurang suatu apa setelah terjebak selama enam jam. Mustafa hadir di pengadilan di Siprus hari Rabu untuk menghadapi beberapa dakwaan setelah membuat kehebohan di landasan bandara Larnaca. [my/ds]

XS
SM
MD
LG