Tautan-tautan Akses

AS

Pidato Presiden Donald Trump di Depan Sidang Paripurna Kongres Amerika


Presiden AS Donald Trump memberikan pidato di depan sidang paripurna Kongres AS di gedung Capitol di Washington DC, Selasa malam (28/2).

Presiden AS Donald Trump memberikan pidato di depan sidang paripurna Kongres AS di gedung Capitol di Washington DC, Selasa malam (28/2).

Terima kasih banyak. Bapak Ketua DPR, Bapak Wakil Presiden, para anggota Kongres, Ibu Negara Amerika Serikat, dan warga Amerika:

Malam ini, saat kita memperingati akhir dari perayaan Bulan Sejarah Kulit Hitam, kita diingatkan pada jalur menuju hak-hak sipil yang ditempuh negara ini, dan tugas itu belum selesai. Ancaman baru-baru ini yang menarget pusat-pusat komunitas Yahudi dan pengrusakan makam-makam Yahudi, dan juga penembakan pekan lalu di Kansas City, mengingatkan kita bahwa meski kita mungkin adalah suatu bangsa yang terbelah dalam kebijakan, tapi kita adalah sebuah negara yang bersatu untuk mengutuk kebencian dan kekejian dalam segala bentuk.

Setiap generasi Amerika meneruskan obor kebenaran, kebebasan dan keadilan melalui rantai yang tidak terputus sampai ke generasi yang sekarang. Obor itu kini berada di tangan kita. Dan kita akan menggunakannya untuk menyinari dunia. Saya berada di sini malam ini untuk menyampaikan pesan persatuan dan kekuatan, dan pesan ini saya sampaikan dari lubuk hati saya. Sebuah babak baru – Kejayaan Amerika kini baru dimulai. Kebanggaan nasional yang baru menyebar ke seluruh pelosok negara kita. Dan meningkatnya optimisme baru membuat impian-impian mustahil tergenggam erat di tangan kita.

Hari ini kita menyaksikan pembaharuan semangat Amerika. Sekutu-sekutu kita akan mendapati Amerika sekali lagi siap untuk memimpin. Semua bangsa di dunia – sahabat ataupun musuh – akan mengetahui bahwa Amerika kuat, Amerika bangga dan Amerika bebas.

Sembilan tahun lagi, Amerika Serikat akan merayakan ulang tahun ke-250 keberadaan kita – 250 tahun sejak hari kita mendeklarasikan kemerdekaan kita. Ini akan merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah dunia. Tetapi bagaimanakah keadaan Amerika saat kita mencapai tahun ke-250 itu? Negara seperti apakah yang akan kita wariskan kepada anak-anak kita?

Saya tidak akan membiarkan kesalahan-kesalahan dalam beberapa dasawarsa baru-baru ini menentukan arah masa depan kita. Sudah terlalu lama, kita menyaksikan warga kelas menengah kita menyusut akibat kita mengekspor lapangan kerja dan kekayaan kita ke negara-negara asing. Kita telah membiayai dan membangun satu demi satu proyek global, namun mengabaikan nasib anak-anak kita di wilayah-wilayah kumuh di Chicago, Baltimore, Detroit, dan banyak tempat lagi di seluruh pelosok tanah kita.

Kita telah mempertahankan perbatasan negara-negara lain, sementara membiarkan perbatasan negara kita terbuka lebar bagi siapapun yang melintas, dan bagi narkoba untuk mengalir masuk pada tingkat yang tiada taranya. Dan kita telah menghabiskan triliunan dolar di luar negeri, sementara infrastruktur kita di dalam negeri rusak parah.

Kemudian, pada tahun 2016, bumi bergeser di bawah kaki kita. Pemberontakan diawali sebagai unjuk rasa diam, dikumandangkan oleh keluarga-keluarga dengan beragam warna kulit dan ras – keluarga-keluarga yang hanya ingin keadilan bagi anak-anak mereka, dan keprihatinan mereka didengarkan.

Tetapi kemudian suara-suara diam itu menjadi menjadi koor besuara keras saat ribuan orang berbicara terang-terangan, dari kota-kota kecil dan besar, di seluruh pelosok negara kita. Akhirnya, paduan suara itu menjadi gempa bumi – dan warga muncul dalam jumlah puluhan juta, dan mereka semua bersatu karena sebuah tuntutan sangat sederhana tapi krusial: bahwa Amerika harus mendahulukan warganya. Karena hanya dengan demikian, kita akan benar-benar bisa membuat Amerika kembali berjaya.

Industri-industri yang hampir mati akan kembali hidup menggelegar. Para veteran yang gagah berani akan memperoleh perawatan yang sangat mereka butuhkan. Militer kita akan diberi sumberdaya yang sudah sepantasnya diperoleh para prajurit gagah-berani. Infrastruktur yang hampir roboh akan diganti dengan jalan-jalan, jembatan, terowongan, bandara dan rel kereta api baru yang berkilau di seluruh pelosok negara yang indah ini. Wabah narkoba yang mengerikan di negeri kita akan berkurang dan kelak berhenti. Dan daerah-daerah kumuh yang terabaikan akan melihat lahirnya kembali harapan, keselamatan dan kesempatan. Di atas semua itu, kita akan menepati janji kita kepada rakyat Amerika.

Sudah lebih sebulan berlalu sejak pelantikan saya, dan saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk meng-update bangsa Amerika tentang kemajuan yang telah saya buat untuk menepati janji-janji tersebut.

Sejak saya terpilih, Ford, Fiat-Chrysler, General Motors, Sprint, Softbank, Lockheed, Intel, Walmart dan banyak lagi, telah mengumumkan mereka akan berinvestasi milyaran dolar di Amerika Serikat dan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja Amerika.

Pasar saham telah melonjak hampir tiga triliun dolar sejak pemilu 8 November dan memecahkan rekor. Kami telah menghemat ratusan juta uang pajak rakyat dengan menurunkan secara fantastis harga pesawat tempur baru F-35, dan akan menghemat miliaran dolar lagi untuk berbagai kontrak di pemerintahan kami. Kami telah membekukan penerimaan pegawai non-militer dan pegawai non-esensial di pemerintahan Federal.

Kami telah mulai membabat lahan korupsi di pemerintahan dengan memberlakukan larangan lobi selama 5 tahun bagi para pejabat pemerintah dan larangan seumur hidup untuk menjadi pelobi bagi pemerintahan asing.

Kami telah memulai upaya bersejarah untuk menghapus berbagai peraturan yang menghancurkan lapangan kerja, menciptakan satuan tugas deregulasi di setiap instansi pemerintah, memberlakukan aturan baru yang mengharuskan bahwa untuk setiap satu peraturan baru, maka dua peraturan lama harus dihapuskan; dan menghentikan peraturan yang mengancam masa depan dan nafkah para penambang batubara kita yang hebat.

Kami telah membuka jalan bagi pembangunan jalur pipa Keystone and Dakota Access – dengan demikiaan menciptakan puluhan ribuan lowongan kerja – dan saya telah mengeluarkan petunjuk baru bahwa semua jaringan pipa Amerika yang baru dibuat dengan baja Amerika.

Kami telah menarik Amerika Serikat dari Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) yang membunuh lapangan-kerja itu. Dan dengan bantuan Perdana Menteri Justin Trudeau, kami telah membentuk sebuah dewan dengan tetangga kita di Kanada untuk ikut memastikan bahwa para wanita pengusaha memiliki akses ke berbagai jaringan, pasar dan modal yang mereka perlukan untuk memulai bisnis baru dan mewujudkan impian keuangan mereka.

Untuk melindungi warga kita, saya telah mengarahkan Departemen Kehakiman untuk membentuk Satuan Tugas untuk Mengurangi Kejahatan dengan Kekerasan. Saya juga telah memerintahkan Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman, bersama dengan Departemen Luar Negeri dan Direktur Intelijen Nasional, untuk mengkoordinasi strategi agresif guna menumpas kartel-kartel kriminal yang tersebar luas di seluruh pelosok negara kita. Kami akan menyetop narkoba agar tidak mengalir ke negara kita dan meracuni pemuda-pemudi kita – dan kami akan memperluas perawatan bagi mereka yang sudah kecanduan parah.

Pada saat bersamaan, pemerintahan saya telah menanggapi permohonan rakyat Amerika terhadap penegakan keiimigrasian dan keamanan perbatasan. Dengan akhirnya menegakkan undang-undang imigrasi, kita akan menaikkan upah, membantu kalangan pengangguran, menghemat miliaran dolar, dan membuat komunitas kita aman bagi setiap orang. Kami ingin warga Amerika berhasil – tetapi itu tidak bisa terjadi dalam lingkungan yang kacau tanpa hukum. Kami harus memulihkan integritas dan aturan hukum di wilayah perbatasan kita.

Karena alasan itu, kami akan segera memulai pembangunan tembok besar di sepanjang Perbatasan Selatan kita. Selagi kami berbicara di sini, kita sedang membasmi anggota geng, pengedar narkoba dan penjahat yang mengancam masyarakat kita dan menjadikan warga kita sebagai sasaran. Orang jahat ditindak, saat saya bicara ini, seperti yang saya janjikan sepanjang masa kampanye.

Bagi mereka di Kongres yang tidak percaya bahwa kita harus menegakkan undang-undang kita, saya ingin mengajukan satu pertanyaan: apakah yang akan anda katakan pada keluarga Amerika yang kehilangan pekerjaan mereka, pendapatan mereka, atau orang yang mereka kasihi, karena Amerika menolak menegakkan undang-undangnya dan menolak mempertahankan perbatasannya?

Kewajiban kami adalah untuk melayani, melindungi dan membela warga Amerika Serikat. Kami juga tengah mengambil langkah-langkah tegas untuk melindungi bangsa kita dari terorisme Islam radikal. Menurut data yang diberikan oleh Departemen Kehakiman, sebagian besar orang yang divonis akibat terorisme dan kejahatan terkait-terorisme sejak tragedi 11 September, datang kemari dari luar negara kita. Kita telah melihat serangan-serangan itu di dalam negeri – mulai dari Boston ke San Bernardino ke Pentagon, dan ya, bahkan di World Trade Center.

Kita telah melihat serangan-serangan itu di Prancis, di Belgia, di Jerman dan di seluruh dunia. Bukan berarti tidak ada rasa iba, tetapi adalah gegabah untuk membiarkan orang masuk tanpa pengawasan dari tempat-tempat dimana skrining yang semestinya tidak bisa dilakukan. Mereka yang diberi kehormatan untuk masuk ke Amerika Serikat seharusnya mendukung negara ini dan mencintai warganya dan nilai-nilai yang dianutnya. Kami tidak bisa membiarkan tempat berpijak terorisme terbentuk di dalam wilayah Amerika. Kami tidak bisa membiarkan negara ini menjadi tempat perlindungan para ekstrimis.

Itu sebabnya pemerintahan saya telah merancang prosedur skrining yang lebih baik, dan kami akan segera mengambil langkah-langkah baru untuk menjaga agar negara kita aman – dan melarang masuk mereka yang akan mencelakai kita.

Sesuai janji, saya telah menginstruksikan Departemen Pertahanan menyiapkan rencana untuk memusnahkan dan menghancurkan ISIS – sebuah jaringan orang kejam tanpa hukum yang telah membantai orang Muslim dan Kristen, dan pria, dan wanita, dan anak-anak berbagai agama dan kepercayaan. Kami akan bekerja dengan sekutu-sekutu kami, termasuk sahabat dan sekutu di dunia Muslim, untuk melenyapkan musuh keji ini dari planet kita.

Saya juga telah memberlakukan sanksi-sanksi baru terhadap entitas dan individu yang mendukung program rudal balistik Iran, dan menegaskan kembali aliansi kokoh kami dengan Negara Israel.

Terakhir, saya telah menepati janji saya untuk menunjuk seorang Hakim Agung untuk Mahkamah Agung Amerika Serikat dari daftar saya yang berjumlah 20 calon – yang akan membela Konsititusi kita.

Saya mendapat kehormatan atas kehadiran Maureen Scalia yang bersama kami di ruangan ini pada malam ini. Terima kasih, Maureen. Mendiang suaminya, Antonin Scalia yang luar biasa itu, akan selamanya menjadi simbol keadilan Amerika. Untuk mengisi kursinya, saya telah memilih Hakim Neil Gorsuch, seorang pria dengan ketrampilan mengesankan dan pengabdian penuh kepada hukum. Ia telah dikukuhkan secara bulat oleh Pengadilan Banding, dan saya meminta Senat untuk segera menyetujui pencalonannya.

Malam ini, selagi saya memaparkan langkah-langkah berikutnya yang harus kita ambil sebagai suatu negara, kita harus secara jujur mengakui keadaan yang kita warisi. 94 juta warga Amerika tidak masuk dalam angkatan kerja. Lebih dari 43 juta orang kini hidup dalam kemiskinan, dan lebih dari 43 juta orang Amerika mendapat santunan pangan. Lebih dari satu di antara lima orang dalam usia kerja prima, kini tidak bekerja. Kita berada dalam pemulihan finansial terburuk selama 65 tahun. Dalam delapan tahun terakhir, pemerintahan sebelumnya telah menambah lebih banyak utang baru dibanding hampir semua Presiden digabungkan.

Kita telah kehilangan lebih dari seperempat lapangan kerja bidang manufaktur sejak NAFTA disetujui, dan kita telah kehilangan 60 ribu pabrik sejak Tiongkok bergabung dalam Organisasi Perdagangan Dunia pada tahun 2001. Defisit perdagangan barang kita dengan dunia mencapai hampir 800 milyar dolar tahun lalu. Dan di luar negeri, kita telah mewarisi serangkaian bencana kebijakan luar negeri yang tragis.

Penyelesaikan semua ini dan banyak masalah mendesak mengharuskan kita untuk bekerja melampaui perbedaan pandangan partai. Itu akan mengharuskan kita untuk memanfaatkan semangat Amerika yang telah mengatasi setiap tantangan sepanjang sejarah panjang kita. Tapi untuk mencapai tujuan kita di dalam maupun di luar negeri, kita harus menghidupkan kembali mesin perekonomian Amerika – dengan mempermudah perusahaan-perusahaan untuk berbisnis di Amerika Serikat, dan membuat lebih sulit bagi perusahaan-perusahaan untuk meninggalkan negara kita.

Presiden AS Donald Trump, Wapres Mike Pence, Ketua DPR Paul Ryan memberikan penghormatan kepada Carryn Owens, janda anggota pasukan khusus AL Amerika (Navy SEAL) William “Ryan” Owens, pada pidato Trump di depan Kongres AS (28/2).

Presiden AS Donald Trump, Wapres Mike Pence, Ketua DPR Paul Ryan memberikan penghormatan kepada Carryn Owens, janda anggota pasukan khusus AL Amerika (Navy SEAL) William “Ryan” Owens, pada pidato Trump di depan Kongres AS (28/2).

Saat ini, perusahaan-perusahaan Amerika dikenai pajak dengan salah satu tarif tertinggi di dunia. Tim ekonomi saya sedang merancang reformasi pajak bersejarah yang akan mengurangi persentase pajak pada perusahaan-perusahaan kita agar mereka bisa bersaing dan berkembang dimanapun dan dengan siapapun. Itu pemangkasan yang sangat, sangat besar.

Pada saat bersamaan, kami akan memberikan keringanan pajak yang masif bagi kelas menengah. Kita harus menciptakan lapangan yang setara bagi perusahaan-perusahaan dan pekerja Amerika. Kita harus melakukan hal itu. Kini, saat kita mengirimkan produk keluar Amerika, banyak negara mengenakan tarif dan pajak sangat tinggi kepada kita. Tetapi saat perusahaan asing mengirim produk mereka ke Amerika, hampir tidak ada pajak yang kita kenakan.

Saya baru saja bertemu dengan pimpinan dan pekerja sebuah perushaan besar Amerika, Harley-Davidson. Dengan bangga mereka memperagakan lima sepeda motor mereka yang hebat itu, buatan AS, di halaman depan Gedung Putih. Dan mereka ingin saya naik satu motor tapi saya berkata, “Tidak, terima kasih.”

Dalam pertemuan itu, saya bertanya kepada mereka, bagaimana keadaan bisnis mereka? Mereka mengatakan baik. Saya tanya lebih lanjut, bagaimana bisnis mereka dengan negara-negara lain, terutama penjualan internasional? Mereka memberitahu saya – bahkan tanpa mengeluh karena telah lama mereka diperlakukan tidak adil dan sudah terbiasa dengan hal itu – bahwa sangat sulit untuk berbisnis dengan negara-negara lain karena yang menerapkan pajak sangat tinggi untuk produk kita. Mereka mengatakan dalam kasus sebuah negara, ada yang mengenakan pajak sepeda motor hingga 100 persen. Mereka sama sekali tidak meminta perubahan. Tetapi saya akan.

Saya sangat yakin akan perdagangan bebas, tetapi itu juga harus merupakan perdagangan yang adil. Sudah terlalu lama sejak kita memiliki perdagangan yang adil. Presiden pertama dari Partai Republik, Abraham Lincoln, memperingatkan bahwa “menanggalkan kebijakan perlindungan oleh pemerintah Amerika… akan menghasilkan keinginan dan kehancuran di kalangan rakyat kita.” Lincoln memang benar – dan sudah saatnya kita mendengarkan ucapannya. Saya tidak akan membiarkan Amerika dan perusahaan-perusahaan dan pekerja di negeri ini, tidak lagi dimanfaatkan.

Saya akan membawa kembali jutaan pekerjaan. Melindungi pekerja kita juga berarti mereformasi sistem imigrasi yang legal. Sistem yang usang pada saat ini memperkecil upah bagi pekerja kita yang termiskin, dan memberi tekanan besar kepada pembayar pajak. Negara-negara di seluruh dunia, seperti Kanada, Australia dan banyak lagi – mempunyai sistem imigrasi berdasarkan kelayakan. Prinsip dasarnya adalah mereka yang berupaya untuk masuk ke suatu negara harus mampu membiayai diri mereka sendiri. Namun, di Amerika, kita tidak memberlakukan aturan ini, sehingga membebani sumberdaya publik yang diandalkan oleh warga termiskin kita. Menurut National Academy of Sciences, sistem imigrasi kita ongkosnya ditanggung oleh pembayar pajak Amerika milyaran dolar setiap tahun.

Beralih dari sistem imigrasi berketrampilan-rendah saat ini, dan sebaliknya menerapkan sistem berdasarkan kelayakan, maka kita akan mendapatkan lebih banyak manfaat. Ini akan menghemat dolar yang tak terhitung banyaknya, menaikkan upah pekerja, dan membantu keluarga berkekurangan – termasuk keluarga imigran – untuk masuk ke kelas menengah. Dan mereka akan lakukan secara cepat, dan mereka akan sangat, sangat bahagia, tentu.

Saya yakin bahwa reformasi imigrasi yang nyata dan positif memungkinkan, asalkan kita fokus pada tujuan-tujuan berikut: meningkatkan lapangan kerja dan upah bagi warga Amerika, memperkuat keamanan negara kita, dan memulihkan rasa hormat pada undang-undang kita. Kalau kita dibimbing oleh kesejahteraan warga Amerika, maka saya percaya kubu Republik dan Demokrat dapat bekerjasama untuk mencapai hasil yang selama beberapa dekade tidak terjangkau oleh negara kita.

Seorang lagi Presiden dari Partai Republik, Dwight D. Eisenhower, memulai program infrastruktur nasional terakhir yang betul-betul hebat – yaitu pembangunan Sistem Jalan Bebas Hambatan Antar-Negara Bagian. Saatnya sudah tiba untuk suatu program pembangunan kembali yang baru. Amerika telah menghabiskan kurang lebih 6 trilyun dolar di Timur Tengah – semua terjadi saat infrastruktur di negara kita hancur. Dengan 6 trilyun dolar itu, kita sebenarnya bisa membangun kembali negara kita dua kali, dan bahkan mungkin tiga kali, jika kita memiliki orang-orang yang mampu bernegosiasi.

Untuk meluncurkan pembangunan kembali secara nasional, saya akan meminta Kongres untuk menyetujui legislasi yang menghasilkan investasi satu trilyun dolar di bidang infrastruktur Amerika Serikat – dibiayai baik melalui modal publik dan swasta – menciptakan jutaan lapangan kerja baru. Upaya ini akan dipandu oleh dua prinsip inti: beli buatan Amerika, dan rekrut warga Amerika.

Malam ini saya juga menyerukan kepada Kongres ini untuk mencabut dan mengganti Obamacare dengan reformasi yang memperluas pilihan, meningkatkan akses, menurunkan biaya, dan, pada saat yang sama menyediakan perawatan kesehatan yang lebih baik.

Mewajibkan setiap warga Amerika membeli asuransi kesehatan yang disetujui pemerintah tidak pernah menjadi solusi yang tepat bagi negara kita. Cara untuk membuat asuransi kesehatan tersedia bagi setiap orang adalah dengan menurunkan biaya asuransi kesehatan, dan itulah yang akan kami lakukan.

Premi Obamacare secara nasional telah meningkat dua dan tiga digit. Contohnya, di Arizona naik 116 persen pada tahun lalu saja. Gubernur Matt Bevin dari Kentucky mengatakan Obamacare gagal di negara bagiannya – negara bagian Kentucky – dan tidak bisa diteruskan dan mulai ambruk.

Sepertiga dari counties (kabupaten) hanya mempunyai satu perusahaan asuransi dan mereka secara cepat kehilangan perusahaan-perusahaan ini. Ini sangat cepat, mereka pergi dan banyak warga Amerika tidak punya pilihan sama sekali. Tidak ada pilihan yang tersisa. Masih ingatkan, ketika anda diberitahu bahwa anda bisa terus berobat ke dokter anda, dan asuransi anda tidak perlu diubah? Kita sekarang tahu bahwa semua janji itu sudah dipungkiri. Obamacare mulai ambruk, dan kita harus bertindak tegas untuk melindungi seluruh warga Amerika.

Tindakan bukan suatu pilihan, tapi suatu kebutuhan. Jadi saya mengimbau semua anggota Demokrat dan Republik di Kongres untuk bekerjasama dengan kami guna menyelamatkan warga Amerika dari bencana Obamacare yang runtuh itu.

Ini adalah prinsip-prinsip yang mestinya memandu Kongres ketika kami bergerak untuk membuat sistem perawatan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh warga Amerika:

Pertama, kita harus memastikan bahwa warga Amerika yang sudah mengidap penyakit bisa memperoleh akses ke asuransi, dan bahwa kita melakukan transisi yang stabil bagi warga Amerika yang sudah ikut bursa perawatan kesehatan.

Kedua, kita harus membantu warga Amerika membeli asuransi kesehatan mereka sendiri lewat pemanfaatan insentif pajak dan Akun Tabungan Kesehatan yang diperluas – tetapi itu harus skema yang mereka inginkan, bukan skema yang dipaksakan kepada mereka oleh pemerintah.

Ketiga, kita harus memberi para Gubernur Negara Bagian sumberdaya dan keleluasaan yang mereka perlukan dengan Medicaid (asuransi kesehatan bagi warga tidak mampu) untuk menjamin semua tercakup asuransi.

Keempat, kita harus menerapkan reformasi hukum yang melindungi para pasien dan dokter dari biaya tidak perlu yang mengakibatkan melonjaknya premi asuransi, dan bekerja untuk menurunkan harga obat yang tingginya semu itu dan menurunkan harga itu secepatnya.

Terakhir, waktunya sudah tiba untuk memberi kebebasan bagi warga Amerika untuk membeli asuransi kesehatan antar-negara bagian – karena ini akan menciptakan pasar nasional yang benar-benar kompetitif dan akan menurunkan biaya dan menyediakan perawatan yang lebih baik. Sangat penting.

Semua yang rusak di negara kita bisa diperbaiki. Setiap masalah dapat diselesaikan. Dan setiap keluarga yang tersakiti bisa mendapatkan kesembuhan dan harapan.

Warga negara kita layak mendapatkan semua ini, dan lebih banyak lagi – jadi mengapa kita tidak bergabung untuk menyelesaikannya, dan menyelesaikannya secara benar? Dalam hal ini dan banyak hal lain, kalangan Demokrat dan Republik seharusnya berkumpul dan bersatu demi kebaikan negara kita, dan demi kebaikan rakyat Amerika.

Pemerintahan saya ingin bekerjasama dengan kedua partai untuk membuat perawatan anak bisa diperoleh dan biayanya terjangkau, untuk ikut menjamin para keluarga baru memperoleh cuti dengan gaji, untuk berinvestasi dalam kesehatan perempuan, dan untuk mendukung udara bersih dan air bersih, dan untuk membangun kembali militer kita dan infrastruktur kita.

Cinta sejati kita kepada rakyat kita mengharuskan kita untuk menemukan landasan persamaan, untuk memajukan kebaikan bersama, dan untuk bekerjasama demi setiap anak Amerika yang layak memperoleh masa depan yang lebih cerah.

Seorang perempuan muda yang luar biasa berada di-tengah-tengah kita malam ini, seseorang yang dapat menjadi inspirasi bagi kita semua. Hari ini merupakan Hari Penyakit Langka, dan bersama kita di ruangan ini ada penyintas penyakit langka, Megan Crowley.

Megan didiagnosis mengidap penyakit Pompe, penyakit langka dan serius, ketika ia berusia 15 bulan. Ia diperkirakan tidak bisa bertahan hidup melewati usia lima tahun. Setelah mendapat kabar ini, ayah Megan, John berjuang sekuat tenaga untuk menyelamatkan jiwa putri tesayangnya. Ia mendirikan sebuah perusahaan untuk mencari kesembuhan, dan membantu mengembangkan obat yang menyelamatkan jiwa Megan. Kini ia berusia 20 tahun dan menjadi mahasiswa di Universitas Notre Dame.

Kisah Megan adalah tentang kekuatan dari kasih sayang tak terhingga seorang ayah kepada putrinya. Tetapi proses izin yang lamban dan membebankan di Lembaga Pengawasan Obat dan Makanan (FDA) menyebabkan banyak kemajuan pengobatan, seperti yang menyelamatkan hidup Megan, tidak mencapai mereka yang memerlukannya. Jika kita memangkas hambatan itu, bukan hanya di FDA tetapi di seluruh sektor pemerintahan kita, maka kita akan diberkati dengan banyak lagi mukjizat seperti Megan. Kenyataannya, anak-anak kita akan dibesarkan di negara dengan mukjizat.

Tetapi untuk mencapai masa depan yang demikian, kita harus memperkaya pemikiran kita dan semangat setiap anak Amerika. Pendidikan adalah isu hak-hak sipil di zaman kita. Saya mengimbau para anggota kedua partai untuk menyetujui RUU Pendidikan yang mendanai pilihan sekolah bagi remaja yang berkekurangan, termasuk jutaan anak-anak Amerika keturunan Afrika dan Latino. Para keluarga ini seharusnya bebas memilih sekolah negeri, swasta, charter, magnet, agama, atau sekolah di rumah, yang cocok bagi mereka.

Bersama kita malam ini juga hadir seorang wanita yang gemilang pencapaiannya, Denisha Merriweather. Semasa kecil, Denisha kesulitan di sekolah dan dua kali tidak naik kelas waktu kelas tiga. Tetapi kemudian dia diterima di sebuah pusat pembelajaran milik swasta – pusat belajar yang hebat – dengan bantuan potongan pajak dan program beasiswa.

Kini, ia adalah orang pertama di keluarganya yang lulus, bukan hanya dari SMA tapi juga dari perguruan tinggi. Tahun ini ia akan memperoleh gelar S2 di bidang pekerjaan sosial. Kami ingin semua anak-anak mampu mematahkan siklus kemiskinan seperti Denisha.

Tapi untuk memutus siklus kemiskinan, kita juga harus memutus siklus kekerasan. Tingkat pembunuhan pada tahun 2015 mengalami kenaikan satu tahun yang tertinggi, dalam hampir setengah abad. Di Chicago, lebih dari 4000 orang ditembak pada tahun lalu saja, dan tingkat pembunuhan hingga pada tahun ini bahkan lebih tinggi lagi. Hal demikian tidak bisa diterima oleh masyarakat kita.

Setiap anak Amerika seharusnya dapat dibesarkan di komunitas yang aman, masuk sekolah hebat, dan mendapat akses ke pekerjaan berupah tinggi. Tetapi untuk menciptakan masa depan seperti ini, kita harus bekerjasama dengan, bukan melawan – bukan melawan – jajaran pria dan wanita penegak hukum. Kita harus membangun jembatan kerjasama dan kepercayaan – bukan mendorong benih perpecahan dan juga pertentangan; yang murni pertentangan. Kita harus bersatu.

Polisi dan sheriff adalah anggota masyarakat kita. Mereka adalah teman dan tetangga, mereka adalah ibu dan ayah, putra dan putri dalam keluarga – dan mereka setiap hari meninggalkan orang-orang terkasihnya yang mengkhawatirkan apakah mereka akan pulang dalam keadaan selamat dan sehat. Kita harus mendukung para pria dan wanita luar biasa yang menjadi penegak hukum.

Dan kita harus mendukung para korban kejahatan. Saya telah memerintahkan Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk mendirikan kantor untuk melayani warga Amerika yang menjadi korban. Kantor itu diberi nama VOICE – Victims of Immigration Crime Engagement (Korban dari Akibat Dampak Kejahatan Imigrasi). Kami akan memberikan suara bagi mereka yang diabaikan oleh media kita dan dibungkam oleh pihak-pihak yang punya kepentingan khusus. Bersama kita di antara hadirin malam ini ada empat warga Amerika sangat gagah-berani yang pemerintahnya mengecewakan mereka. Nama-nama mereka adalah Jamiel Shaw, Susan Oliver, Jenna Oliver dan Jessica Davis.

Putra Jamiel yang berusia 17 tahun dibunuh secara keji oleh anggota geng imigran gelap yang baru saja dibebaskan dari penjara. Jamiel Shaw, Jr. adalah seorang pemuda luar biasa, dengan potensi besar yang sedang siap masuk ke perguruan tinggi dimana ia sebenarnya bisa berprestasi sebagai pemain football perguruan tinggi. Namun ia tidak pernah mendapatkan kesempatan itu. Ayahnya, yang ada di antara hadirin malam ini, telah menjadi kawan baik saya. Jamiel, terima kasih. Terima kasih.

Juga hadir bersama kita, Susan Oliver dan Jessica Davis. Suami mereka, Deputi Sheriff Danny Oliver dan Detektif Michael Davis, terbunuh dalam tugas di California. Mereka berdua tadinya adalah andalan komunitas mereka. Kedua pria gagah-berani ini ditembak mati secara keji oleh seorang imigran gelap residivis yang sudah dua kali dideportasi. Ia seharusnya tidak pernah ada di negara kita.

Duduk disamping Susan adalah putrinya, Jenna. Jenna, saya ingin kamu tahu bahwa ayahmu adalah seorang pahlawan, dan bahwa pada malam ini kamu mendapatkan kasih sayang dari seluruh bangsa ini, yang mendukungmu dan mendoakannmu.

Kepada Jamiel, Jenna dan Susan, saya ingin anda tahu bahwa kami tidak akan pernah berhenti berjuang demi keadilan. Orang-orang terkasih anda itu, tidak akan pernah dilupakan. Kita akan selalu mengenang jasa mereka.

Terakhir, untuk membuat Amerika aman, kita harus mendukung jajaran pria dan wanita anggota militer Amerika Serikat dengan peralatan yang mereka butuhkan untuk mencegah perang – dan jika mereka harus – mereka harus bertempur dan mereka hanya harus menang.

Saya mengirimkan kepada Kongres sebuah anggaran untuk membangun kembali militer, menghapuskan kebijakan pengurangan pegawai Dephan – dan mendesak salah satu kenaikan terbesar bagi anggaran pertahanan nasional dalam sejarah Amerika. Anggaran yang saya ajukan juga akan menambah dana bagi para veteran kita. Para veteran kita telah memenuhi tugas bagi bangsa ini, dan kini kita harus memenuhi tugas bagi mereka.

Tantangan yang kita hadapi sebagai bangsa memang besar, tetapi bangsa kita bahkan lebih besar lagi. Dan tidak ada yang lebih besar atau lebih berani dari mereka yang berjuang bagi Amerika dalam seragam militer.

Kita diberkati karena malam ini hadir Carryn Owens, janda seorang Operator Khusus Angkatan Laut AS, Sersan Mayor William “Ryan” Owens. Ryan meninggal seperti masa hidupnya: seorang prajurit dan seorang pahlawan, yang memerangi terorisme demi mengamankan negara kita. Saya baru saja berbicara dengan Jenderal Mattis kita yang hebat, baru saja, yang mengkonfirmasi lagi bahwa – dan saya kutip pernyataannya – “Ryan adalah bagian dari sebuah penyerbuan yang sangat sukses yang menghasilkan sejumlah besar intelijen penting yang akan membawa banyak lagi kemenangan di masa depan melawan musuh-musuh kita.” Warisan yang ditinggalkan Ryan terukir untuk selamanya. Terima kasih. Dan Ryan sedang melihat ke bawah, saat ini – anda tahu itu – dan ia sangat berbahagia karena saya kira ia baru saja memecahkan rekor.

Seperti yang diajarkan Alkitab kepada kita, “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seseorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” Ryan memberikan nyawanya bagi sahabat-sahabatnya, bagi bangsanya, dan bagi kebebasan kita. Dan kita tidak akan pernah melupakan Ryan.

Kepada semua sekutu yang masih bertanya-tanya sahabat seperti apakah Amerika kelak, tak perlu lihat jauh-jauh, lihat saja pahlawan-pahlawan kami yang berseragam militer. Kebjakan luar negeri kami menginginkan keterlibatan langsung, mantap dan berarti bagi dunia. Inilah kepemimpinan Amerika yang berdasarkan kepentingan keamanan vital yang kita bagi bersama sekutu-sekutu kita seluruh penjuru dunia.

Kami mendukung kuat NATO, aliansi yang dibentuk melalui keterikatan dalam dua perang dunia yang menggulingkan fasisme, dan Perang Dingin yang mengalahkan komunisme.

Tetapi mita-mitra kita harus memenuhi kewajiban keuangan mereka. Dan sekarang, berasarkan diskusi kita yang sangat tegas dan terus-terang, mereka sudah mulai melakukannya. Kenyataannya, saya bisa beritakukan anda, dananya mulai masuk. Baik sekali. Kami berharap mitra-mitra kami – apakah dalam NATO, di Timur Tengah atau di Pasifik – untuk mengambil peranan langsung dan bermakna dalam operasi militer dan strategis, dan sama-sama ikut menanggung biayanya.

Kami akan menghormati institusi-institusi bersejarah, tetapi kami juga menghormati hak kedaulatan semua bangsa, dan mereka harus menghormati hak kedaulatan bangsa kita juga. Bangsa-bangsa yang bebas merupakan kendaraan terbaik untuk menyatakan kehendak rakyat, dan Amerika menghormati hak semua bangsa untuk memetakan jalan mereka sendiri. Tugas saya bukanlah mewakili dunia. Tugas saya adalah untuk mewakili Amerika Serikat.

Namun kita tahu bahwa Amerika akan lebih baik apabila hanya ada sediki konflik, bukan lebih banyak. Kita harus belajar dari berbagai kesalahan masa lampau. Kita telah melihat perang dan kerusakan yang berkecamuk di dunia – di seluruh penjuru dunia. Satu-satunya solusi jangka panjang bagi bencana-bencana kemanusiaan ini, dalam banyak hal, adalah dengan menciptakan kondisi dimana para mengungsi bisa pulang dengan aman dan memulai proses pembangunan kembali yang lama.

Amerika bersedia mencari teman-teman baru, dan menjalin kemitraan baru, dimana kepentingan bersama diselaraskan. Kami ingin keharmonisan dan stabilitas, bukan perang dan konflik. Kami ingin perdamaian, dimana pun perdamaian bisa ditemukan.

Amerika kini bersahabat dengan bekas-bekas musuh. Sebagian sekutu terdekat kita, beberapa dasawarsa lalu, bertempur di sisi musuh semasa perang-perang yang mengerikan. Sejarah ini semestinya memberikan kita segala keyakinan akan kemungkinan terwujudnya dunia yang lebih baik. Semoga, Amerika saat berusia 250 tahun, akan melihat dunia yang lebih aman, lebih adil dan lebih bebas.

Pada peringatan 100 tahun kemerdekaan Amerika, pada tahun 1876, warga dari seluruh negara kita berkumpul di Philadelphia untuk merayakan satu abad negara Amerika. Pada perayaan itu, para ahli bangunan dan seniman dan inventor Amerika memamerkan ciptaan mereka yang indah. Alexander Graham Bell menampilkan teleponnya untuk pertama kali. Remington meluncurkan mesin ketik yang pertama. Ada upaya awal untuk membuat sinar listrik. Thomas Edison menunjukkan telegram otomatis dan pena listirk. Bayangkan keajaiban-keajaiban yang negara kita bisa dapatkan saat Amerika berusia 250 tahun.

Bayangkan saja ketakjuban-ketakjuban yang akan kita capai apabila kita membiarkan bebasnya impian warga kita. Mengobati penyakit-penyakit yang selalu menghantui kita bukanlah harapan berlebihan. Jejak orang Amerika di tempat-tempat yang jauh bukanlah impian yang terlalu besar. Jutaan orang yang terangkat dari santunan kemiskinan bukanlah harapan yang terlalu muluk. Dan jalanan dimana para ibu aman dari ketakutan, sekolah-sekolah dimana para murid belajar dengan aman, dan lapangan kerja dimana warga Amerika makmur dan berkembang, bukanlah permintaan yang teralu besar.

Bila kita mempunyai semua ini, kita akan membuat Amerika lebih berjaya dari sebelumnya – bagi semua orang Amerika. Inilah visi kami. Inilah misi kami. Tetapi kita hanya bisa sampai ke sana secara bersama-sama. Kita merupakan satu bangsa, dengan satu tujuan. Kita semua mencucurkan darah yang sama. Kita menghormati bendera Amerika yang sama. Kita semua diciptakan oleh Tuhan yang sama.

Ketika kita mencapai visi ini, ketika kita merayakan 250 tahun kebebasan gemilang kita, kita akan mengenang malam ini sebagai saat dimulainya babak baru Kejayaan Amerika. Saat untuk berpikiran kecil sudah usai. Saat untuk perkelahian sepele kita tinggalkan. Kita hanya perlu keberanian untuk berbagi impian yang mengisi hati kita, keberanian untuk menyatakan harapan yang menggugah jiwa kita, dan keyakinan untuk mengubah harapan dan impian itu menjadi tindakan.

Mulai saat ini, Amerika akan diberdayakan oleh aspirasi kita, bukan dibebani oleh ketakutan kita; diilhami oleh masa depan, bukan terbelenggu oleh kegagalan masa lampau; dan dibimbing oleh visi kita, bukan dibutakan oleh keraguan kita.

Saya meminta kepada semua warganegara untuk merangkul pembaharuan Semangat Amerika ini. Saya meminta semua anggota Kongres untuk bergabung dengan saya untuk memimpikan hal-hal besar, dan berani, dan memberanikan hal-hal bagi negara kita. Saya meminta setiap orang yang menyaksikan malam ini untuk menggenggam momen ini. Percaya pada diri kita sendiri, percaya pada masa depan kita, dan percaya, sekali lagi, pada Amerika.

Terima kasih, Tuhan memberkati anda semua, dan Tuhan memberkati Amerika Serikat. [is/hj]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG