Tautan-tautan Akses

AS

Petugas Penjara New York Didakwa Bantu Napi Kabur


Polisi melakukan pencarian dekat penjara Clinton di Dannemora, New York, tempat dua terpidana kabur seminggu sebelumnya (10/6). (Reuters/Chris Wattie)

Polisi melakukan pencarian dekat penjara Clinton di Dannemora, New York, tempat dua terpidana kabur seminggu sebelumnya (10/6). (Reuters/Chris Wattie)

Pihak berwenang di negara bagian New York telah mendakwa seorang petugas penjara membantu dua terpidana kasus pembunuhan kabur dari penjara.

Joyce Mitchell, 51, dituduh berteman dengan Richard Matt, 48, dan David Sweat, 34, di Lembaga Pemasyarakatan Clinton di Dannemora, New York, dan menyelundupkan barang untuk mereka.

Polisi negara bagian mengatakan ia telah didakwa melakukan penyelundupan barang di penjara, kejahatan pidana, dan memfasilitasi tindak kriminal.

Jaksa Wilayah Andrew Wylie mengatakan hari Jumat (12/6), yang bekerja sebagai pengawas di pelatihan menjahit di penjara, telah bekerjasama dengan kantornya dan mengungkapkan lebih banyak mengenai apa yang terjadi ketika Matt dan Sweat kabur Jumat malam atau Sabtu pagi pekan sebelumnya.

Wylie mengatakan Mitchell tidak menyelundupkan alat-alat listrik ke dalam penjara, meski ia mengatakan perempuan itu memasukkan "beberapa alat." CNN mengutip para penyelidik yang mengatakan Mitchell menyelundupkan mata-mata gergaji, dua pasang kacamata bersenter dan alat mengebor.

Matt dan Sweat menggunakan peralatan listrik untuk memotong dinding sel bagian belakang dan kabur melalui pipa-pipa baja.

Pihak berwenang mengatakan mereka juga menyelidiki suami Mitchell, Lyle, yang bekerja di departemen perawatan penjara sebagai pengawas bengkel.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG