Tautan-tautan Akses

4 Petugas Imunisasi Polio ditembak di Pakistan

  • Ayaz Gul

Seorang petugas imunisasi polio di Pakistan dilarikan ke rumah sakit setelah ditembak militan bersenjata pada 26/11/2014.

Seorang petugas imunisasi polio di Pakistan dilarikan ke rumah sakit setelah ditembak militan bersenjata pada 26/11/2014.

Empat lagi petugas imunisasi polio dibunuh di Pakistan minggu ini, sementara negara itu berusaha keras membendung wabah yang telah menimbulkan sekitar 260 penularan baru tahun ini, tiga kali lipat dari jumlah kasus tahun 2013.

Dalam dua tahun ini, penganut agama yang fanatik diduga telah menembak mati lebih dari 65 petugas imunisasi polio dan polisi yang mengawal tim imunisasi di Pakistan.

Insiden terbaru penembakan terjadi di provinsi Baluchistan Rabu lalu ketika orang-orang bersenjata menyerang satu tim petugas imunisasi polio dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kekerasan tersebut menewaskan empat orang, termasuk tiga perempuan pekerja kesehatan, sedangkan beberapa lainnya dirawat di rumahsakit di ibukota provinsi itu, Quetta.

Seorang perempuan petugas imunisasi yang mengalami luka kritis, diidentifikasi sebagai Rubi, berbicara kepada wartawan sesaat setelah serangan itu. Ia mengatakan, "Kelompok kami terdiri dari sembilan perempuan dan seorang anak laki-laki pergi untuk ikut dalam gerakan imunisasi itu ketika dua orang bersenjata dengan mengendarai sepeda motor mencegat kendaraan kami. Mereka lebih dulu menembak saya kemudian menembak yang lain yang duduk di belakang. Kami terus berteriak minta tolong tetapi tidak ada yang datang untuk menyelamatkan kami."

Masood Khan Jogezai adalah perwakilan Bill dan Melinda Gates Foundation untuk Baluchistan, satu dari beberapa donor asing yang menyediakan dana untuk gerakan anti-polio di Pakistan. Menurutnya, ketiadaan pengamanan menyebabkan pembunuhan keempat petugas polio itu.

"Pasti tidak ada pengamanan dalam rencana operasional itu. Petugas keamanan harus datang ke salah satu daerah yang disebut unit kesehatan dasar. Mereka seharusnya datang ke sana tetapi mereka tidak datang,” kata Masood Khan.

Serangan hari Rabu memaksa pihak berwenang menghentikan imunisasi dari rumah ke rumah bagi anak-anak di provinsi itu dan membatasi kampanye di unit-unit kesehatan dasar yang dikelola pemerintah dengan pengamanan ketat

Pejabat-pejabat kelompok donor lain, Rotary International, juga berang atas ketidakmampuan pemerintah Pakistan melindungi petugas polio.

Ketua PolioPlus Rotary International Pakistan Aziz Memon mengatakan mereka telah mengangkat masalah keamanan dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Nawaz Sharif dan penasihat kesehatannya. Tetapi ia menyatakan situasi keamanan tetap menjadi keprihatinan besar, dengan semakin banyak petugas imunisasi tewas padahal mereka sangat penting bagi keberhasilan kampanye.

Dengan meningkatnya keprihatinan terhadap ketidakmampuan Pakistan membendung penularan baru polio, pemerintah federal menolak permintaan untuk secara terbuka mempertahankan strategi pemberantasan polio di negara itu. Sikap itu menambah kecaman terhadap Perdana Menteri Nawaz Sharif, yang selama ini dianggap lebih peduli pada proyek-proyek besar bernilai miliaran dolar seperti perluasan jaringan jalan raya, tanpa lebih dulu memperbaiki sektor pendidikan dan kesehatan yang buruk.

XS
SM
MD
LG