Tautan-tautan Akses

Pesawat Rusia Jatuh ke Laut Hitam


Anggota Kementerian Darurat Rusia di Laut Hitam dekat lokasi jatuhnya pesawat militer Rusia Tu-154, di pinggiran kota Sochi, Khosta, Rusia, 25 Desember 2016.

Anggota Kementerian Darurat Rusia di Laut Hitam dekat lokasi jatuhnya pesawat militer Rusia Tu-154, di pinggiran kota Sochi, Khosta, Rusia, 25 Desember 2016.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sebuah pesawat militer dengan 93 orang di dalamnya, termasuk rombongan paduan suara yang popular, telah jatuh ke Laut Hitam tidak lama setelah lepas landas dari kota peristirahatan Sochi.

Para pejabat mengatakan puing-puing pesawat itu dan beberapa jenazah telah ditemukan tidak jauh di lepas pantai Rusia. Bagian utama badan pesawat telah ditemukan 1,5 kilometer dari pantai pada kedalaman kira-kira 70 meter.

Pesawat Tu-154 itu menghilang dari radar hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Sochi pukul 5:40 pagi waktu setempat. Pesawat itu sedang menuju satu pangkalan udara di Suriah.

Tidak ada indikasi mengenai apa yang mungkin telah menyebabkan kecelakaan itu. Para pejabat mengatakan tidak ada sinyal marabahaya dikirim dari kokpit.

Operasi pencarian terus dilakukan. Pihak berwenang mengatakan tidak ada kemungkinan orang yang selamat.

Pesawat penumpang rancangan Soviet yang bermesin tiga itu sedang melakukan penerbangan rutin ke sebuah pangkalan udara Rusia dekat kota pantai Suriah, Latakia, menurut Kementerian Pertahanan.

Pesawat itu membawa tentara Rusia serta lebih dari 60 anggota priya paduan suara Alexandrov Ensenble, kelompok musik resmi angkatan darat, yang terbang ke Suriah untuk turut dalam perayaan Tahun Baru di pangkalan itu, kata kementerian pertahanan.

Yelizaveta Glinka, seorang dokter perempuan Rusia yang terkenal atas kegiatan amalnya juga berada di pesawat tersebut. Dia sedang dalam perjalanan untuk membantu pengiriman bantuan obat-obatan ke Suriah.

Sembilan anggota media juga dalam pesawat di antara ke-85 penumpang dan 8 awak pesawat.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada kantor berita Rusia bahwa Presiden Vladimir Putin telah diberitahu mengenai keadaan tersebut dan mengenai operasi pencarian. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG