Tautan-tautan Akses

Pesan Natal Sri Paus Benediktus


Paus Benediktus XVI saat menyampaikan pesan-pesan dan pemberkatan Natal tahunan.
Paus Benediktus XVI saat menyampaikan pesan-pesan dan pemberkatan Natal tahunan.

Paus Benediktus berharap Natal akan membawa kegembiraan bagi Umat Kristiani di Irak dan seluruh Timur Tengah.

Sri Paus pada hari Sabtu menyampaikan pesan-pesan dan pemberkatan Natal tahunan bagi ribuan orang di Lapangan Santo Petrus, disaksikan jutaan pemirsa televisi di seluruh dunia. Ia berdoa bagi perdamaian di Timur Tengah dan mendorong umat Katolik di Irak dan di Tiongkok untuk melawan penindasan.

Di tengah peningkatan keamanan setelah ledakan paket bom di dua kedutaan asing di Roma minggu ini, Paus Benediktus XVI berbicara kepada para umat Katolik dari balkon tengah Basilika Santo Petrus.

Ia menyampaikan "Urbi et Orbi" atau pesan-pesan Natal tahunannya untuk warga kota Roma dan seluruh dunia. Paus mengatakan pesan Natal untuk perdamaian dan harapan selalu baru, mengejutkan dan berani dan harus memacu semua orang untuk memperjuangkan keadilan secara damai.

Sri Paus mengatakan: "Semoga cahaya Natal bersinar di Tanah kelahiran Yesus, dan mengilhami bangsa Israel dan Palestina untuk berjuang agar bisa hidup berdampingan secara adil dan damai”. Paus Benediktus mengatakan ia berharap Natal akan membawa kegembiraan bagi Umat Kristiani di Irak dan seluruh Timur Tengah.

Sri Paus Benedictus XVI dalam Misa malam Natal basilika Santo Petrus, Vatikan, 24 Desember 2010.
Sri Paus Benedictus XVI dalam Misa malam Natal basilika Santo Petrus, Vatikan, 24 Desember 2010.

Sri Paus juga secara langsung mengecam Tiongkok, di mana baru-baru ini umat Katolik pengikut setia Paus dipaksa untuk menghadiri serangkaian acara oleh Gereja yang didukung negara, yang tidak mengakui kepemimpinan Sri Paus.

Paus Benediktus mendesak umat Katolik di Tiongkok untuk memiliki keberanian dalam menghadapi kekangan pemerintahan komunis atas kebebasan beragama dan hati nurani.

Paus memohon Tuhan untuk "memberikan ketabahan bagi seluruh Umat Kristiani dalam menghadapi diskriminasi dan penindasan, serta mengilhami para pemimpin politik dan pemuka agama agar berjanji untuk secara penuh menghormati kebebasan beragama bagi semua orang”.

Selanjutnya, Paus Benediktus mengucapkan Selamat Hari Natal kepada seluruh Umat Kristiani di seluruh dunia dalam 65 bahasa.

XS
SM
MD
LG