Tautan-tautan Akses

Perusahaan Rusia Berencana Luncurkan Hotel Antariksa dan Wisata Antariksa

  • Jessica Golloher

Seusai dengan tekad PM Vladimiri Putin agar Rusia menguasai bisnis antariksa, perusahaan Rusia Orbital Technologies, berencana meluncurkan hotel antariksa menjelang tahun 2016.

Seusai dengan tekad PM Vladimiri Putin agar Rusia menguasai bisnis antariksa, perusahaan Rusia Orbital Technologies, berencana meluncurkan hotel antariksa menjelang tahun 2016.

Perusahaan Rusia, Orbital Technologies, mengungkapkan rencananya untuk meluncurkan hotel antariksa menjelang tahun 2016 dan wisata antariksa ke Mars menjelang tahun 2030.

Perusahaan Rusia, Orbital Technologies mengatakan mereka merencanakan membangun sebuah hotel antariksa yang nyaman bagi wisatawan menjelang tahun 2016. Pimpinan perusahaan itu mengatakan modula pertama itu akan berukuran sekitar 20 meter kubik, punya empat kabin dan bisa memuat sampai tujuh penumpang.

Orbital Technologies adalah anak perusahaan RKK Energia yang separuhnya milik negara, yang telah membantu mengirim wisatawan antariksa ke Stasiun Antariksa Internasional sampai tahun lalu.

Pimpinan operasi eksekutif Orbital Technologies Sergei Kostenko mengatakan stasiun baru itu akan punya banyak kegunaan.

Tujuan utamanya adalah pariwisata antariksa, untuk menyediakan tempat menginap, ujarnya. Tempat itu akan dirancang dan dibangun sedemikian rupa sehingga bisa memberi kenyamanan sebaik mungkin selama wisatawan berada di antariksa.

Kostenko mengatakan hotel itu ditujukan bagi orang-orang kaya dan mereka yang bekerja di perusahaan-perusahaan swasta yang ingin melakukan penelitian antariksa.

Ia mengatakan tarif awal perjalanan ke hotel itu adalah sekitar 50 sampai 60 juta dolar, yang kira-kira sama dengan penerbangan ke Stasiun Antariksa Internasional. Ia mengatakan, setelah itu tarif bisa turun.

Kostenko mengatakan tariff tinggal lima hari di hotel antariksa itu untuk satu orang adalah sekitar satu juta dolar.

Para pimpinan perusahaan itu mengatakan hotel yang direncanakan itu akan lebih nayaman daripada Stasiun Antariksa Internasional, tetapi tidak lebih mewah. Para pengunjung hotel itu harus menggunakan sejenis toilet dengan penghisap kotoran, mandi dengan sepon dan makan makanan antariksa.

Meskipun ada ketidaknyamanan itu, Anastasia, yang tidak bersedia menggunakan nama keluarganya, tertarik dengan ide terbang ke angkasa luar.

Ia mengatakan ingin bepergian ke antariksa, tetapi hanya apabila tarifnya lebih murah.

Rusia adalah satu-satunya negara yang mengangkut astronot ke stasiun antariksa, sejak badan antariksa Amerika menghentikan semua kegiatan pesawat ulang alik bulan lalu. NASA bekerjasama dengan beberapa perusahaan untuk mengembangkan pesawat antariksa baru untuk penerbangan Stasiun Antariksa Internasional.

Banyak pakar mengatakan akan sulit bagi perusahaan Rusia untuk mencapai tujuannya membuka hotel di antariksa menjelang tahun 2016 akibat kurangnya dana.

XS
SM
MD
LG