Tautan-tautan Akses

Perusahaan Kanada akan Kelola Pembangkit Listrik di Nigeria

  • Heather Murdock

Seorang berjalan di depan instalasi listrik yang rusak di Lagos, Nigeria (foto:dok). Walaupun Nigeria memiliki cadangan energi yang besar, korupsi dan salah urus menyebabkan negara ini tidak memiliki cukup listrik.

Seorang berjalan di depan instalasi listrik yang rusak di Lagos, Nigeria (foto:dok). Walaupun Nigeria memiliki cadangan energi yang besar, korupsi dan salah urus menyebabkan negara ini tidak memiliki cukup listrik.

Sebuah perusahaan listrik di Kanada siap untuk mengambil alih operasi perusahaan transmisi listrik milik pemerintah Nigeria. Para pejabat energi mengatakan ini adalah langkah besar untuk penswastaan industri energi.

Pengambilalihan itu akan diadakan tanggal 30 Juli 2012. Pejabat di Nigeria mengatakan ini adalah sebuah langkah yang mereka harapkan akan mengakhiri kurangnya tenaga listrik yang melumpuhkan perekonomian Nigeria.

Pejabat Nigeria mengatakan banyak tenaga listrik di negara itu hilang dalam jaringan transmisi yang buruk. Jaringan listrik yang rusak dan salah kelola memboroskan 25 pesen listrik di Nigeria. Produksi listrik Nigeria mestinya lebih banyak dari yang sekarang supaya bisa menumbuhkan industri dan menghidupkan listrik di rumah-rumah.

Saat ini, kebanyakan orang di Nigeria tidak punya listrik. Mereka yang memiliki, hanya mendapatkan listrik beberapa jam sehari. Mereka yang mampu membeli generator bisa punya listrik.

Direktur Jenderal Komisi Energi Nigeria, Abubakar Sani Sambo, mengatakan selain memperburuk industri dan kesehatan masyarakat, listrik di Nigeria adalah menimbulkan masalah keamanan. Dia mengatakan sebagian anak muda melakukan kekerasan karena mereka menganggur dan Nigeria membutuhkan lebih banyak listrik untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

"Keadaan yang gelap di malam hari memicu tindakan kejahatan. Jadi masalah keamanan diperburuk dengan kurangnya tenaga listrik,” papar Sambo.

Sambo mengatakan penswastaan industri listrik di Nigeria sangat penting untuk mendapatkan lebih banyak listrik untuk bisnis dan rumah tangga. Pada tanggal 30 Juli Perusahaan Manitoba Hydro Internasional dari Kanada akan mengambil kendali Perusahaan Transmisi Nigeria, sebuah badan milik negara. Ini adalah langkah yang disebut oleh regulator industri sebagai "tonggak penting dalam reformasi sektor tenaga listrik."

Johnson Ishak Ondoma adalah konsultan lingkungan hidup untuk pembangun baik swasta dan pemerintah di Abuja. Dia mengatakan korupsi dan lemahnya hukum di Nigeria berakibat pada penghancuran program pemerintah yang maksud awalnya baik. Namun, ia mengatakan ini bukan berarti rencana ini akan gagal. Dalam dekade terakhir, penswastaan industri telekomunikasi telah membuat ponsel cukup terjangkau untuk sebagian besar warga Nigeria.


Para regulator mengatakan perusahaan listrik Manitoba memiliki waktu tiga tahun untuk membuat perusahaan itu "secara teknis dan finansial efisien" dan perusahaan Kanada itu harus menyediakan pelatihan untuk staf yang telah ada.
XS
SM
MD
LG