Tautan-tautan Akses

Perusahaan Australia: MH370 Jatuh di Teluk Benggala


Seorang perempuan melewati gambar grafiti pesawat MH370 di Kuala Lumpur (Foto: dok).

Seorang perempuan melewati gambar grafiti pesawat MH370 di Kuala Lumpur (Foto: dok).

GeoResonance menggunakan teknologi pencitraan dan radiasi untuk mencari materi di dasar laut seperti aluminium, titanium dan bahan bakar jet, yang berasal dari pesawat Boeing 777.

Sebuah perusahaan survei darat dan laut menyatakan telah mendeteksi materi yang kemungkinan berasal dari pesawat penumpang Malaysia yang hilang di Teluk Benggala.
Lokasi yang diidentifikasi oleh GeoResonance itu terletak ribuan kilometer dari kawasan pencarian sekarang ini di lepas pantai barat daya Australia.

Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein menyatakan pihak berwenang sedang berusaha memverifikasi klaim perusahaan swasta yang berbasis di Australia tersebut.

Tetapi badan di Australia yang mengkoordinasi pencarian multinasional itu mengesampingkan laporan tersebut, seraya menyatakan badan tersebut “puas” dengan lokasi pencarian sekarang ini.

Para penyelidik menentukan kawasan pencarian yang sekarang ini dengan menggunakan data satelit dan apa yang mereka yakini sebagai sinyal dari perekam data penerbangan pesawat tersebut.

GeoResonance menggunakan teknologi pencitraan dan radiasi untuk mencari materi di dasar laut seperti aluminium, titanium dan bahan bakar jet, yang berasal dari pesawat Boeing 777.

Perusahaan tersebut menyatakan belum siap menyatakan materi yang ditemukan itu berasal dari pesawat jet yang hilang, tetapi menyatakan ingin temuan tersebut diselidiki.
XS
SM
MD
LG