Tautan-tautan Akses

Perusahaan AS Ciptakan Alat untuk Basmi Mikroorganisme di Rumah Sakit

  • Greg Flakus

Menurut WHO, ratusan ribu orang mengidap penyakit yang mengancam jiwa akibat organisme kebal antibiotik yang kerap didapati di rumah sakit.

Menurut WHO, ratusan ribu orang mengidap penyakit yang mengancam jiwa akibat organisme kebal antibiotik yang kerap didapati di rumah sakit.

Perusahaan Xenex Healthcare Services di Texas menciptakan alat yang menggunakan sinar ultraviolet untuk membasmi mikroorganisme di rumah sakit.

Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) menyatakan setiap tahun, ratusan ribu orang mengidap penyakit yang mengancam jiwa akibat organisme kebal antibiotik yang kerap didapati di rumah sakit. Membersihkan rumah sakit dari organisme ini menjadi tantangan besar karena membutuhkan biaya sangat tinggi. Tetapi, perusahaan Xenex Healthcare Services di Texas punya solusi untuk masalah ini, dengan membuat alat yang menggunakan sinar ultraviolet untuk membunuh mikroorganisme.

Sinar ultraviolet yang dipancarkan mesin ciptaan Xenex ini mampu menembus sel-sel mikroorganisme dan membunuh sel-sel tersebut.

Organisme itu tidak sempat beradaptasi dan membangun kekebalan, seperti kalau dipapari bahan-bahan kimia, kata Dokter Mark Stibich, salah seorang pendiri yang juga direktur sains Xenex Healthcare.

“Energi tinggi ultraviolet menembus dinding-dinding sel organisme dan diserap DNA organisme itu. Jadi, sinar ini benar-benar tertuju pada organisme atau membunuh organisme itu pada tahap di mana mutasi mungkin terjadi,” ujarnya.

Mesin pembasmi mikroorganisme buatan perusahaan Xenex.

Mesin pembasmi mikroorganisme buatan perusahaan Xenex.

Dokter Stibich mengatakan alat ini menggunakan pancaran getaran sinar xenon yang terkonsentrasi, teknologi yang telah digunakan lebih dari 30 tahun. Tetapi, Xenex mengembangkan konsepnya lebih jauh lagi. Alat ini dapat membersihkan satu ruangan dalam hitungan menit, dan membasmi sebagian besar organisme di permukaan.

Pimpinan eksekutif Xenex Healthcare Brian Cruver sangat memahami hal ini karena ia sakit beberapa tahun silam setelah dirawat di rumah sakit.

Ia menuturkan, “Saya hanya menjalani prosedur sederhana, dan ujung-ujungnya, saya terkena infeksi di rumah sakit.”

Cruver sembuh setelah dirawat dengan infus antibiotik selama dua bulan. Pengalaman ini membuka matanya mengenai krisis yang dihadapi rumah sakit.

Ia mengatakan lagi, “Sungguh mengejutkan, infeksi di rumah sakit merupakan penyebab kematian terbanyak keempat di Amerika. Infeksi di rumah sakit mematikan lebih banyak orang daripada AIDS, kanker payudara dan kecelakaan mobil dijadikan satu.”

Xenex adalah perusahaan kecil. Tetapi, Cruver melihat potensi pertumbuhan yang besar dengan semakin banyak rumah sakit di Amerika dan negara lain mendapati keampuhan mesin itu.

“Faktanya, ini adalah masalah sangat besar, masalah global. Setiap rumah sakit memerlukan produk ini,” ujarnya.

Alat yang diproduksi Xenex itu sedang diuji secara seksama di rumah sakit kanker terkemuka di Amerika, MD Anderson Cancer Clinic di Houston. Dokter Roy Chemaly, kepala pengendalian infeksi rumah sakit itu, mengatakan para pasien memang rentan infeksi.

“Kami tahu sistem imunitas para pasien terganggu, mereka telah terinfeksi dan berisiko terkena infeksi serius serta infeksi dari organisme yang kebal,” paparnya.

Dokter Chemaly mengatakan tes-tes pendahuluan menunjukkan penggunaan peralatan Xenex pada pembersihan awal membasmi hampir 100 persen organisme di suatu ruangan. Tetapi, ia mengatakan hasil lengkap tes tersebut baru dapat diketahui setidaknya setahun lagi.

XS
SM
MD
LG