Tautan-tautan Akses

Perundingan Perdamaian Suriah Ditutup Tanpa Kemajuan


Para perwakilan pihak-pihak yang bertikai di Suriah dalam perundingan dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman, Duta PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov di Jenewa (13/2). (Reuters/Valentin Flauraud)

Para perwakilan pihak-pihak yang bertikai di Suriah dalam perundingan dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman, Duta PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov di Jenewa (13/2). (Reuters/Valentin Flauraud)

Mediator PBB Lakhdar Brahimi mengatakan bahwa perundingan tidak mencapai banyak kemajuan, setelah menemui diplomat Rusia dan Amerika Serikat, Kamis (14/2).

Babak terbaru perundingan perdamaian antara pemerintah dan oposisi Suriah akan ditutup Jumat (14/2), tanpa kemajuan ke arah mengakhiri perang saudara yang telah berlangsung tiga tahun.

Kedua pihak tetap berbeda pendapat bahkan mengenai apa yang mesti dibahas dalam perundingan di Jenewa yang dimulai Januari, dan tidak jelas apakah perundingan babak ketiga akan dilangsungkan.

Juru bicara pihak oposisi Suriah Loay Safi mengatakan hari Jumat (14/2) perundingan lima hari itu menemui jalan buntu, karena sikap bermusuhan delegasi pemerintah.
Menteri Luar Negeri Suriah Fayssal Mikdad mengatakan pihak oposisi hadir dalam pembicaraan itu dengan agenda yang tidak realistis.

Kedua pihak tetap membuka kemungkinan untuk mengadakan perundingan lagi. Baik Amerika Serikat yang mendukung pemberontak maupun Rusia yang mendukung pemerintah Suriah mengecam macetnya perundingan itu.

Mediator PBB Lakhdar Brahimi pada Kamis (14/2) mengatakan setelah menemui diplomat Rusia dan Amerika Serikat bahwa perundingan tidak mencapai banyak kemajuan.

Pihak oposisi sebelumnya pekan ini mengusulkan pembentukan pemerintahan transisi, dalam rencana yang tidak menyebut-nyebut presiden Bashar al-Assad.

Banyak pihak menganggap usul ini sebagai konsesi, karena oposisi sebelumnya selalu berkeras bahwa Assad harus disingkirkan.

Namun pemerintah di Damaskus menolak bahkan untuk membahas rencana itu, dengan mengatakan itu akan mengganggu pembicaraan mengenai upaya memerangi terorisme, yang dianggapnya sebagai tujuan utama perundingan.

Brahimi diduga akan melakukan pertemuan terpisah dengan kelompok dan pemerintah secara terpisah hari Jumat (14/2). Juga hari Jumat, Dewan Keamanan PBB akan melanjutkan diskusi mengenai rancangan resolusi yang antara lain menyatakan kekhawatiran mendalam mengenai nasib warga sipil yang dikepung pasukan Suriah.
XS
SM
MD
LG