Tautan-tautan Akses

Perundingan Nuklir Iran Berlangsung di Wina


Pejabat Uni Eropa, Catherine Ashton (kiri) dan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif dalam perundingan di Wina, Selasa (17/6).

Pejabat Uni Eropa, Catherine Ashton (kiri) dan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif dalam perundingan di Wina, Selasa (17/6).

Iran dan enam negara besar dunia memulai kembali perundingan nuklir menjelang batas waktu kesepakatan untuk menghentikan program nuklir Iran pada bulan Juli.

Perundingan dimulai Selasa (17/6) di Wina, Austria, setelah perundingan bulan lalu dengan kelompok yang sama berakhir dalam kebuntuan mengenai rincian usul perjanjian. Pejabat Amerika dan Iran bertemu secara terpisah minggu lalu tapi hanya sedikit kemajuan yang dicapai.

Hari Selasa, Michael Mann seorang juru bicara kepala kebijakan Uni Eropa , Catherine Ashton mengatakan kepada wartawan bahwa para perunding meningkatkan upaya menjelang batas waktu 20 Juli.

Hari Minggu, seorang pejabat Iran mengatakan perundingan nuklir itu mungkin harus diperpanjang enam bulan lagi jika tidak ada kesepakatan dicapai menjelang batas waktu bulan depan. Selain Iran dan Amerika peserta perundingan adalah Rusia, China, Inggris, Perancis dan Jerman.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Marie Harf hari Senin mengatakan perundingan itu berada pada tahap penting. Ia mengatakan tidak banyak waktu lagi dan tidak cukup kemajuan dicapai.

Bulan November lalu Iran setuju untuk menghentikan program pengayaan uraniumnya sebagai imbalan dilonggarkannya sanksi-sanksi Barat dan perundingan ke arah perjanjian yang menyeluruh.

Amerika dan sekutu-sekutunya mencurigai Iran berusaha untuk membuat bom nuklir. Iran berkeras program nuklirnya hanya untuk tujuan damai.
XS
SM
MD
LG