Tautan-tautan Akses

Perundingan Militer Dua Korea Ambruk karena Pyongyang Mundur


Para delegasi Korea Utara (tengah) saat memasuki perbatasan Korsel di Panmunjom sementara delegasi Korsel menunggu sebelum berlangsung pembicaraan Rabu (9/2).

Para delegasi Korea Utara (tengah) saat memasuki perbatasan Korsel di Panmunjom sementara delegasi Korsel menunggu sebelum berlangsung pembicaraan Rabu (9/2).

Pertemuan di Panmunjom itu untuk mengatur perundingan militer tingkat tinggi, tetapi delegasi Korut meninggalkan ruang perundingan.

Korea Selatan mengatakan perundingan militer yang bertujuan meredakan ketegangan yang meningkat dengan Korea Utara ambruk hari Rabu, ketika kedua belah pihak tidak bisa menyetujui agenda bagi putaran perundingan berikutnya.

Kolonel militer dari kedua belah pihak bertemu di desa perbatasan Panmunjom untuk pertama kali sejak serangan artileri mematikan dari Korea Utara terhadap sebuah pulau Korea Selatan pada akhir November.

Pertemuan itu bertujuan untuk mengatur perundingan militer tingkat tinggi, tetapi Korea Utara meninggalkan ruang perundingan dan tidak ditetapkan tanggal untuk putaran berikutnya.

Para pejabat mengatakan Korea Utara tidak bersedia menyetujui tuntutan pihak Selatan bagi permintaan maaf atas serangan artileri pihak Utara bulan November terhadap pulau Yeonpyeong. Seoul juga menghendaki permintaan maaf atas serangan torpedo ke kapal perang Korea Selatan tahun lalu, yang menurutnya dilakukan oleh Korea Utara.

Korea Utara membantah mereka berperan dalam tenggelamnya kapal Cheonan, yang menewaskan 46 orang, dan Korea Selatan mengklaim bahwa Korea Selatan memprovokasi insiden itu.

Ambruknya perundingan hari Rabu telah meredupkan kemungkinan mencairnya hubungan kedua negara. Tetapi para pejabat tidak mengesampingkan kemungkinan tercapainya kesepakatan mengenai perundingan pada masa mendatang.

XS
SM
MD
LG