Tautan-tautan Akses

PBB: Pertumbuhan Ekonomi Dunia yang Lemah Akan Berlanjut


Bayangan orang di papan elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo.

Bayangan orang di papan elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo.

harga minyak bumi yang rendah, efek cuaca yang parah akibat El Nino, serta ketidakstabilan politik semuanya menyumbang pada kinerja ekonomi dibawah rata-rata pada 2016.

Pakar ekonomi Perserikatan Bangsa-bangsa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia akan lemah tahun ini.

Dalam sebuah laporan baru tentang situasi ekonomi global dan prospeknya, pakar mengatakan pertumbuhan ekonomi yang lemah akan berlangsung terus.

Menurut laporan tersebut, harga minyak bumi yang rendah, efek cuaca yang parah akibat El Nino, serta ketidakstabilan politik semuanya menyumbang pada kinerja ekonomi dibawah rata-rata pada 2016.

“Kami meramalkan pertumbuhan hanya mencapai 2,4 persen tahun ini, sama lemahnya dengan yang kita saksikan pada 2015,” kata Dawn Holland, pakar ekonomi dari Departemen Ekonomi dan Sosial PBB, lembaga yang menerbitkan laporan itu.

Menurutnya, laju pertumbuhan tahunan rata-rata dalam dekade sebelum krisis finansial internasional pada 2008 adalah 1 persen lebih tinggi.

“Kami tidak mengantisipasi kesenjangan ini akan cepat teratasi,” kata Holland.

“Tahun depan, ekonomi dunia hanya akan tumbuh 2,8 persen, ini masih dibawah laju rata-rata dekade-dekade yang lalu.” [jm]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG