Tautan-tautan Akses

Pertumbuhan Ekonomi China Melambat pada Kuartal Pertama


Seorang investor di depan layar monitor harga saham di sebuah perusahaan sekuritas swasta di Shanghai. (Foto: Ilustrasi)

Seorang investor di depan layar monitor harga saham di sebuah perusahaan sekuritas swasta di Shanghai. (Foto: Ilustrasi)

Pertumbuhan ekonomi China secara tidak terduga melambat dalam kuartal pertama tahun ini, memicu kekhawatiran mengenai pemulihan ekonomi yang rapuh di negara itu.

Laporan pemerintah Senin (15/4) menyebutkan, ekonomi terbesar kedua di dunia itu tumbuh 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, turun dari 7,9 persen pada kuartal sebelumnya. Angka itu lebih kecil dari banyak perkiraan sektor swasta bahwa pertumbuhan akan naik sedikit menjadi 8 persen.

Pemulihan masih berlangsung tetapi “benar-benar sangat lambat - sangat pelan dan bertahap,'' kata ekonom Societe Generale Wei Yao.

Analis telah memperingatkan, pemulihan China dari krisis ekonomi terburuk sejak krisis global 2008, berjalan lambat dan ditopang pinjaman bank dan investasi yang dipimpin pemerintah, sementara pertumbuhan belanja konsumen lemah.

Melambatnya pertumbuhan yang tak terduga ini menambah tantangan bagi para pemimpin Partai Komunis yang baru mulai berkuasa enam bulan. Mereka berusaha menghindari pemutusan hubungan kerja seraya mengupayakan lebih banyak pertumbuhan hasil swadaya berdasarkan konsumsi domestik, bukan ekspor dan investasi. (AP)
XS
SM
MD
LG