Tautan-tautan Akses

Pertumbuhan Ekonomi AS Masih akan Lambat

  • Jim Randle

Lael Brainard, anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika, mengatakan pertumbuhan ekonomi AS yang lambat masih akan berlanjut selama beberapa waktu (foto: dok).

Lael Brainard, anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika, mengatakan pertumbuhan ekonomi AS yang lambat masih akan berlanjut selama beberapa waktu (foto: dok).

Seorang pejabat tinggi Bank Sentral Amerika, Lael Brainard mengatakan pertumbuhan ekonomi Amerika yang lambat masih akan berlanjut selama beberapa waktu.

Beberapa laporan yang dipublikasikan hari Rabu (3/6) menunjukkan gambaran beragam ekonomi Amerika, dan seorang pejabat tinggi Bank Sentral Amerika mengatakan pertumbuhan ekonomi yang lambat masih akan berlanjut selama beberapa waktu.

Sektor jasa dari ekonomi Amerika memperlihatkan kesinambungan pertumbuhan, tetapi pada laju yang lebih lambat dari perkiraan semula. Sebuah studi terpisah menunjukkan sektor perdagangan Amerika membaik, dan impor lebih sedikit dibandingkan ekspor.

Namun, ekspor Amerika terhambat oleh penguatan dolar, yang meningkatkan biaya produk Amerika bagi konsumen asing. Sebuah perusahaan yang memproses cek gaji mengatakan lapangan pekerjaan di sektor swasta menyaksikan kenaikan sebesar 201 ribu pada Mei lalu.

Kita akan mengetahui kinerja pasar lapangan pekerjaan Amerika pada Kamis dan Jum'at ketika pakar pemerintah melaporkan jumlah orang mengajukan permintaan tunjangan pengangguran, kenaikan neto dalam lapangan pekerjaan di seluruh ekonomi dan laju pengangguran.

Menurut survei terhadap ekonom yang diselenggarakan Bloomberg, laju pengangguran mungkin akan bertahan pada 5,4% dan ekonomi tampaknya menyaksikan kenaikan lapangan pekerjaan sebanyak 220 ribu.

Campuran data ekonomi yang positif dan suram ini merumitkan tugas Bank Sentral Amerika dalam upayanya untuk mengarahkan ekonomi ke tingkat pengangguran minimal dan harga stabil.

Awal pekan ini Lael Brainard, seorang anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika – mengatakan lemahnya pertumbuhan ekonomi Amerika dalam beberapa bulan pertama mungkin akan berlanjut lebih lama dari yang diperkirakan pengamat sebelumnya.

Ekonomi menyusut 0,7 persen dalam beberapa bulan pertama tahun ini, dan diduga beberapa faktor sementara sebagai penyebabnya, termasuk cuaca musim dingin yang buruk dan masalah buruh di beberapa pelabuhan.

Tetapi Brainard mengatakan anjloknya harga minyak dunia telah menghemat belanja konsumen, dan saat ini mereka lebih suka menabungnya daripada menghabiskannya. Konsumen yang sangat berhati-hati ini tidak memberi dorongan pada ekonomi sebagaimana yang diharapkan oleh banyak pakar. Brainar menambahkan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang lambat dan kekhawatiran dengan masalah utang Yunani merupakan faktor-faktor lain yang bisa menghambat perdangangan dan pertumbuhan ekonomi Amerika.

Brainard dan beberapa pejabat Bank Sentral lainnya kini sedang meneliti seluruh berbagai data ekonomi, guna memutuskan kapan dan seberapa cepat menaikkan suku bunga utama Amerika. Bank Sentral telah memangkas nilai suku bunga mendekati nol persen saat krisis keuangan berlangsung, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan menurunkan pengangguran.

XS
SM
MD
LG