Tautan-tautan Akses

Pertumbuhan Ekonomi 3 Negara Kuat Eropa Melemah


Presiden Perancis, Francois Hollande dan Kanselir Jerman Angela Merkel (foto: dok). Perancis dan Inggris harus menghadapi melemahnya perekonomian kedua negara akibat krisis utang di eurozone.

Presiden Perancis, Francois Hollande dan Kanselir Jerman Angela Merkel (foto: dok). Perancis dan Inggris harus menghadapi melemahnya perekonomian kedua negara akibat krisis utang di eurozone.

Tiga negara dengan perekonomian terbesar di Eropa, Jerman, Perancis, dan Inggris, menunjukkan tanda-tanda kelemahan baru.

Jerman yang merupakan negara terbesar pengguna euro mengatakan hari Rabu, produksi dan ekspor industrinya turun bulan Juni.

Menurut para analis, penurunan ini menunjukkan bahwa krisis utang pemerintah di ke-17 negara eurozone makin membebani perekonomian Jerman sementara negara-negara yang perekonomiannya lebih lemah mengurangi pembelian barang-barang dari Jerman.

Di Perancis, negara terbesar kedua pengguna euro, Bank Sentral mengatakan negara itu akan memasuki resesi untuk periode Juli sampai September. Bank Sentral Perancis meramalkan bahwa perekonomian akan menciut sepersepuluh persen setelah penciutan sama pada kuartal kedua, dan pertumbuhan nol pada kuartal pertama.

Menteri Perdagangan Perancis Nicole Bricq mengatakan, kelesuan ekonomi negara itu mencerminkan lemahnya perekonomian dunia tetapi juga merupakan akibat adanya masalah daya saing Perancis sendiri.

Sementara itu, Bank Sentral Inggris menurunkan proyeksi perekonomian negara itu, dari satu persen menjadi hampir nol.

Inggris bukan negara eurozone tetapi sangat mengandalkannya sebagai mitra dagang.
XS
SM
MD
LG