Tautan-tautan Akses

Pertempuran Pasukan Irak dan Militan, 34 Tewas


Milisi lokal pendukung pasukan pemerintah ikut melakukan patroli di kota Falluja, 50 kilometer sebelah barat ibukota Baghdad (5/1).

Milisi lokal pendukung pasukan pemerintah ikut melakukan patroli di kota Falluja, 50 kilometer sebelah barat ibukota Baghdad (5/1).

Pertempuran antara pasukan Irak dan militan terkait Al Qaida di Irak Barat telah menewaskan sedikitnya 34 orang dan melukai 58 lainnya, Minggu (5/1).

Pertempuran antara pasukan Irak dan militan terkait Al-Qaida yang menguasai dua kota di Irak Barat telah menewaskan sedikitnya 34 orang dan melukai 58 lainnya.

Pejabat-pejabat Irak mengatakan pasukan pemerintah melancarkan serangan udara terhadap Ramadi hari Minggu. Tetapi warga kota itu mengatakan kondisi di Fallujah justru tenang pada Sabtu malam.

Militan pro-Sunni dan pendukung Al-Qaida mengambil alih kedua kota itu pekan lalu. Mereka menangkis serangan pasukan pemerintah dan milisi kesukuan yang bersekutu – termasuk beberapa warga Suni yang menentang militan-militan tersebut.

Letjen Rasheed Fleih yang memimpin Komando Militer Anbar mengatakan dibutuhkan waktu beberapa hari untuk menguasai kembali kedua kota itu.

Sementara itu ledakan beberapa bom mobil terpisah di Baghdad terjadi hari Minggu (5/1), menewaskan sedikitnya 19 orang.

Aksi kekerasan antara pemerintah Irak yang didominasi kelompok Syiah dan kelompok minoritas Sunni sejak tahun lalu telah menewaskan ribuan orang.

Serangan paling banyak menelan korban jiwa terjadi di distrik Shaab yang didominasi kaum Syiah di Baghdad utara, di mana dua bom mobil meledak hari Minggu, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai 25 lainnya.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman itu tapi pemberontak Muslim Sunni telah meningkatkan serangan terhadap pasukan keamanan Irak dan pendukung pemerintahan Perdana Menteri Nouri al-Maliki, seorang pemimpin Syiah.
XS
SM
MD
LG