Tautan-tautan Akses

Pertempuran di Ibukota Yaman, 12 Orang Tewas


Tiga wanita Yaman ini menyampaikan pesan kepada Presiden mereka untuk segera lengser dengan melukis bendera pro-Gaddafi Libya, Yaman dan Suriah yang kebetulan memiliki kesamaan gejolak politik (23/10)

Tiga wanita Yaman ini menyampaikan pesan kepada Presiden mereka untuk segera lengser dengan melukis bendera pro-Gaddafi Libya, Yaman dan Suriah yang kebetulan memiliki kesamaan gejolak politik (23/10)

Pertempuran sengit antara pasukan Yaman yang setia kepada Presiden Ali Abdullah Saleh dan para pejuang yang beroposisi di ibukota Sana'a telah menewaskan sedikitnya 12 orang hari Sabtu, termasuk lima warga sipil.

Para pejabat rumah sakit mengatakan sejumlah pendukung setia Ali Mohsen al-Ahmar, seorang jenderal Yaman yang memisahkan diri dari pemerintah dan bergabung dengan pihak oposisi, tewas dalam pertempuran sengit di Sana’a Utara.

Di kawasan lain di Sana'a, para saksi mata mengatakan pasukan keamanan menyerbu daerah perumahan yang merupakan tempat tinggal anggota keluarga pemimpin suku yang beroposisi, Sheik Sadeq al-Ahmar.

Kekerasan itu terjadi sehari setelah Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat menyetujui sebuah resolusi yang mengecam tindakan keras terhadap perbedaan pendapat di Yaman. Resolusi itu menyatakan pemerintah Yaman telah menggunakan tindakan kekerasan yang berlebihan terhadap demonstran dan katanya "mereka yang bertanggung jawab atas kekerasan, pelanggaran HAM dan penyiksaan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya."

Pemerintah Yaman hari Sabtu mengatakan siap menangani resolusi PBB secara “positif.” Resolusi itu juga menegaskan kembali dukungannya terhadap inisiatif Dewan Kerjasama Teluk yang menyerukan Presiden Saleh untuk menyerahkan kekuasaannya kepada seorang wakil dan sebagai imbalannya diberikan kekebalan dari penuntutan.

XS
SM
MD
LG