Tautan-tautan Akses

Pertempuran Berlanjut di Suriah Utara


Asap mengepul ketika sebuah tank ISIS diledakkan di dekat kota Kobani di Suriah sementara pertempuran meningkat antara kelompok Kurdi Suriah dan ISIS (3/10/2014).

Asap mengepul ketika sebuah tank ISIS diledakkan di dekat kota Kobani di Suriah sementara pertempuran meningkat antara kelompok Kurdi Suriah dan ISIS (3/10/2014).

Militan Negara Islam (ISIS) melanjutkan serangan mereka terhadap sebuah kota Kurdi di Suriah Utara, di mana para pejuang Kurdi telah berminggu-minggu berusaha mempertahankan wilayah tersebut.

Meskipun berlangsung serangan udara baru-baru ini dari koalisi yang dipimpin Amerika, ledakan bom dan asap terlihat dan terdengar di dekat kota Kobani, Suriah, yang juga dikenal sebagai Ayn al Arab.

Pertempuran itu terjadi di dekat sebuah pos perbatasan dengan Turki yang dibuka baru-baru ini, di mana 160 ribu lebih pengungsi melintas ke Turki untuk menghindari kekerasan, dan ratusan pejuang Kurdi telah memasuki Suriah dari Turki untuk turut bertempur di sana.

Koalisi pimpinan Amerika yang bertujuan menarget ISIS telah mengebom daerah itu selama berpekan-pekan tetapi sedikit saja kemajuan yang dicapai. Turki juga telah bertekad akan berupaya sedapat mungkin untuk mencegah Kobani jatuh ke tangan militan ISIS.

Sebelumnya, juga Jumat, Kabinet Australia menyetujui serangan udara dan pengiriman pasukan khusus untuk membantu koalisi global melawan militan ISIS di Irak.

Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan Australia berkepentingan untuk membantu menaklukkan kelompok ekstremis yang ia sebut sebagai kelompok maut itu.

Abbot mengatakan tentara Australia tidak akan terlibat langsung dalam misi tempur. Tetapi ia memperingatkan pengerahan pasukan itu dapat berlangsung cukup lama, berbulan-bulan dan bukannya berminggu-minggu.

Australia telah mengirim 400 personel Angkatan Udara, 200 tentara pasukan khusus dan 11 pesawat ke Uni Emirat Arab sebagai persiapan bagi operasi militer mendatang di Irak.

Pemerintah memperkirakan sekitar 160 warga Australia sedang berjuang bersama atau membantu kelompok ISIS, yang telah memproklamirkan berdirinya kekhalifahan Islam di beberapa bagian Irak dan Suriah.

Sejak Agustus, Amerika dan beberapa negara Eropa telah melancarkan serangan udara terhadap kelompok ekstremis di Irak. Abbot menolak menyatakan apakah negaranya juga akan mempertimbangkan untuk bergabung dengan Amerika dan negara-negara Arab dalam melancarkan serangan terhadap ISIS di Suriah.

XS
SM
MD
LG