Tautan-tautan Akses

Pernyataan Taliban Timbulkan Keraguan Prospek Perdamaian


Pejuang Taliban Pakistan yang tertangkap di perbatasan Afghanistan dipresentasikan di hadapan media saat perlucutan senjata di Kabul, Afghanistan, 5 Januari 2016 (Foto: dok).

Pejuang Taliban Pakistan yang tertangkap di perbatasan Afghanistan dipresentasikan di hadapan media saat perlucutan senjata di Kabul, Afghanistan, 5 Januari 2016 (Foto: dok).

Dalam pernyataan dalam bahasa Pashto yang diberikan kepada VOA hari Sabtu (5/4), Taliban mengatakan pimpinannya belum memutuskan untuk melakukan pembicaraan perdamaian dengan pemerintah Kabul.

Taliban Afghanistan telah menimbulkan keraguan lebih jauh mengenai prospek pembicaraan perdamaian dengan pemerintah Kabul.

Dalam pernyataan dalam bahasa Pashto yang diberikan kepada VOA hari Sabtu (5/4), Taliban mengatakan pimpinannya belum memutuskan untuk melakukan pembicaraan perdamaian dengan pemerintah Kabul karena pimpinan yakin usaha demikian tidak akan produktif sebelum semua pasukan asing meninggalkan negara itu, sanksi terhadap para pemimpin pemberontak dicabut dan anggota Taliban yang ditawan dibebaskan.

Pernyataan itu mengatakan penggrebekan malam Amerika di Afghanistan masih terus dilakukan. Pernyataan itu menambahkan pasukan baru Amerika telah dikerahkan ke medan tempur dan bahwa pasukan Afghanistan juga telah meningkatkan operasi mereka. Pernyataan Taliban tersebut mengatakan mengingat perkembangan ini setiap pembicaraan perdamaian tidak akan ada artinya.

Pernyataan tersebut telah memudarkan harapan akan pembicaraan perdamaian dimulai segera.

Duta Besar Afghanistan untuk Pakistan, Hazrat Omer Zakhilwal, mengutarakan optimisme hari Jumat bahwa pembicaraan perdamaian akan mulai dalam waktu beberapa hari mendatang, dan memberitahu VOA bahwa “banyak yang terjadi di belakang layar” untuk mengusahakan dimulainya pembicaraan itu. Ia mengatakan tanggal yang direncanakan memulai pembicaraan itu, minggu pertama Maret, memberi indikasi bahwa rencana itu sedang bergerak maju.

Tetapi, seorang pejabat keamanan Pakistan yang mengetahui usaha yang dilakukan Islamabad untuk membujuk kantor politik Taliban yang berbasis di Qatar mengirim seseorang, mengatakan “tidak ada kemajuan dicapai sejauh ini.” [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG