Tautan-tautan Akses

Peringatan 40 Tahun Skandal Watergate


Salah satu unit di kompleks Watergate ini merupakan markas Partai Demokrat, di mana polisi memergoki lima pencuri 40 tahun lalu, awal terbongkarnya skandal yang membuat Presiden Nixon mundur (foto: dok.).

Salah satu unit di kompleks Watergate ini merupakan markas Partai Demokrat, di mana polisi memergoki lima pencuri 40 tahun lalu, awal terbongkarnya skandal yang membuat Presiden Nixon mundur (foto: dok.).

Tanggal 17 Juni menandai 40 tahun peringatan Skandal Watergate, yaitu terungkapnya kasus pencurian yang membuat Presiden Richard Nixon mundur.

Richard Nixon merupakan Presiden Amerika pertama dan satu-satunya yang mengundurkan diri dari jabatannya pada tahun 1974.

“Saya menyatakan mengundurkan diri sebagai presiden secara efektif mulai besok siang,” ujar Nixon dalam pidato pengunduran dirinya.

Pengunduran diri Nixon mengejutkan publik, karena ia jatuh akibat skandal yang disebut “Watergate.”

Salah satu unit di kompleks Watergate merupakan markas Partai Demokrat, di mana polisi memergoki lima pencuri 40 tahun lalu. Pemergokan itu berawal dari pintu yang tidak terkunci, dan kini dipamerkan di Newseum, Washington, DC.

Carrie Christoffersen. kurator Newseum mengatakan, “Sebuah pintu di Watergate berada dalam kondisi tidak terkunci, dan ditemukan oleh seorang petugas keamanan. Inilah yang menjadi awal kasus Watergate seperti yang kita kenal sekarang, bukan sekedar hotel, dan ini, skandal yang menjatuhkan seorang presiden.”

Dua wartawan surat kabar Washington Post, Bob Woodward dan Carl Bernstein, menyelidiki kasus upaya penjebolan itu dan mengungkap kaitan dengan Gedung Putih yang dipimpin Presiden Richard Nixon.

Baru-baru ini Bob Woodward berbicara di Newseum tentang penyelidikan tersebut. “Kami menyebut nama orang yang terlibat dalam konspirasi kriminal yang pada dasarnya bertujuan untuk menghancurkan sistem pemilu bebas yang kita miliki di negara ini, yakni memata-matai dan melakukan sabotase terhadap Partai Demokrat.”

Presiden Richard Nixon menyangkal keterlibatannya. “Rakyat harus tahu apakah presiden mereka bajingan atau bukan. Saya bukan bajingan,” tegasnya saat itu.

Hollywood mendramatisasi skandal “Watergate” ini dalam sebuah film berdasarkan versi buku Bob Woodward dan Carl Bernstein All the President’s Men

Sumber yang dikenal sebagai “Deep Throat” mengungkapkan identitas dirinya lebih dari 30 tahun kemudian sebagai seorang pejabat tinggi FBI, yaitu Mark Felt.

“Pada satu saat Mark Felt memberitahu saya resikonya sangat tinggi dalam kasus Watergate ini, di mana ia percaya bahwa terjadi pemasangan alat penyadap dan nyawa orang-orang tertentu terancam bahaya,” papar Woodward,

Puluhan tahun setelah pengunduran diri Richard Nixon kompleks Watergate masih tetap ada, dan mengingatkan masyarakat akan skandal politik dengan konsekuensi paling besar dan peran kebebasan pers di Amerika.
XS
SM
MD
LG