Tautan-tautan Akses

Peretas Ancam Bocorkan Nama 37 Juta Klien Situs Perselingkuhan


Pendiri Ashley Madison, Noel Biderman, menunjukkan websitenya di sebuah tablet dalam sebuah wawancara dengan mediadi Hong Kong (foto: dok).

Pendiri Ashley Madison, Noel Biderman, menunjukkan websitenya di sebuah tablet dalam sebuah wawancara dengan mediadi Hong Kong (foto: dok).

Sejumlah peretas mengaku memiliki informasi pribadi lebih dari 37 juta orang yang berselingkuh di situs kencan Ashley Madison dan mengancam untuk merilis foto telanjang dan fantasi seksual para pengguna situs kencan ini, kecuali bila situs ini ditutup, menurut blog KrebsOnSecurity. Ashley Madison adalah situs kencan khusus bagi orang yang sudah menikah yang ingin berselingkuh.

Pemilik situs ini, kelompok Avid Life Media dari Kanada, mengkonfirmasi ancaman adanya peretasan terhadap sistem komputer mereka yang sekarang sudah diperbaiki. Avid Life Media mengatakan bekerja sama dengan penegak hukum untuk melacak pelaku serangan online tersebut.

Para peretas, yang menamakan diri mereka The Impac Team, membocorkan potongan demi potongan data dari situs tersebut dan memperingatkan mereka akan merilis nama asli para anggota situs beserta dengan akun profil, foto telanjang, informasi kartu kredit dan "rahasia fantasi seksual" mereka kecuali bila tuntutan mereka dipenuhi, menurut Krebs.

Para peretas juga meminta Avid Life Media menutup situs-situs mereka lainnya, "Established Men" bagi pria yang ingin mencari perempuan untuk 'dipelihara,' tapi tidak menargetkan situs "CougarLife," yang ditujukan bagi perempuan yang mencari 'daun muda.'

Ashley Madison, yang berslogan "Hidup ini singkat. Mari berselingkuh," telah berencana untuk menggalang modal $200 juta melalui penawaran saham perdana di Bursa Saham London.

Peretasan ini terjadi dua bulan setelah situs kencan Adult Friend Finder juga diserang oleh peretas. Situs untuk mencari mitra seksual ini diperkirakan beranggotakan 64 juta orang.

The Impact Team, menurut blog Krebs, mengatakan telah mengambil alih sistem komputer Avid Media, termasuk data para anggota, sistem kode website, data keuangan dan semua email.

"Menutup AM [Ashley Madison] dan EM [Established Men] akan merugikan Anda, tapi kalau Anda tidak mematuhi kerugiannya akan lebih besar," menurut pesan dari peretas.

Mereka mengatakan para anggota yang membayar biaya tambahan ke Avid Life untuk menghancurkan data pribadi mereka, telah dibohongi, dan bahwa perusahaan itu tetap menyimpan data pribadi, termasuk informasi kartu kredit para klien.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG