Tautan-tautan Akses

Perempuan Afghanistan akan Jalani Operasi Wajah di AS


Kelompok Taliban di Afghanistan menerapkan aturan yang sangat ketat bagi kaum perempuan.

Kelompok Taliban di Afghanistan menerapkan aturan yang sangat ketat bagi kaum perempuan.

Perempuan bernama Aisha, berusia 18 tahun itu, disayat hidungnya hingga terpotong habis oleh suami yang sering menyiksanya.

Seorang perempuan Afghanistan yang wajahnya dirusak sebagai hukuman, dan dimuat pada halaman sampul depan majalah Time baru-baru ini, telah tiba di Amerika Serikat dimana dia akan menjalani pembedahan rekonstruktif.

Perempuan yang bernama Aisha dan berusia 18 tahun itu bersama para dokter di yayasan Grossman Burn Foundation di Los Angeles akan memutuskan bagaimana cara mengganti hidungnya. Wanita malang itu disayat hidungnya hingga terpotong habis oleh suami yang sering menyiksanya. Kedua telinga Aisha juga telah terpotong habis.

Aisha, yang hanya menggunakan satu nama, mengatakan hidungnya dipotong sebagai hukuman yang diperintahkan oleh seorang komandan Taliban, karena ia lari dari suami dan mertuanya yang kejam.

Para aktivis dan pekerja hak azasi manusia mengatakan mereka gembira Aisha memperoleh perawatan, tetapi mengemukakan ribuan lagi perempuan lain terus menjadi korban penyiksaan keluarga di Afghanistan.

XS
SM
MD
LG