Tautan-tautan Akses

Perdana Menteri Yaman di Pengasingan Kunjungi Aden


Wakil Presiden Yaman Khaled Bahah, tengah, berbicara pada wartawan ketika tiba di bandara Aden, 1 Agustus 2015.

Wakil Presiden Yaman Khaled Bahah, tengah, berbicara pada wartawan ketika tiba di bandara Aden, 1 Agustus 2015.

Perdana Menteri Yaman di pengasingan, Khaled Bahah hari Sabtu (1/8) melakukan kunjungan singkat tapi penting ke kota Aden yang baru saja direbut kembali.

Bahah yang juga wakil presiden Yaman adalah pemimpin tertinggi Yaman yang mengunjungi Aden sejak pasukan pro pemerintah membebaskan kota itu dari pemberontak Houthi dua minggu yang lalu.

Bahah melihat bangunan-bangunan yang rusak karena perang dan mengunjungi warga yang cedera karena pertempuran.

Ia menjanjikan Aden akan segera kembali pada “kehidupan normal”.

Aden adalah kota pelabuhan utama Yaman, kota di mana makanan dan bantuan kemanusiaan yang sangat diperlukan dikirim.

Pejuang yang setia kepada pemerintah di pengasingan mengusir pemberontak Houthi dari Aden akhir Juli lalu. Pemberontak Shiah masih menguasai wilayah selatan dan barat kota itu, sebagian besar Yaman utara dan ibukota, Sana’a.

Bahah pergi ke Aden dari Arab Saudi di mana pemerintah Yaman yang didukung internasional melarikan diri setelah pemberontak yang didukung Iran merebut Sana’a tahun lalu kemudian Aden bulan Maret tahun ini.

Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi telah melancarkan serangan-serangan udara terhadap pemberontak Houthi untuk mengusir mereka dan memulihkan pemerintah Yaman.

Serangan-serangan udara dan pertempuran di darat telah menciptakan krisis di Yaman. Menurut PBB sekitar 80 % penduduk memerlukan bantuan secepatnya.

XS
SM
MD
LG