Tautan-tautan Akses

Perdana Menteri Tiongkok Tinjau Daerah Gempa


Truk rusak tertimpa batu jatuh karena gempa di Zhaotong, provinsi Yunan, Tiongkok. (Foto: AP)

Truk rusak tertimpa batu jatuh karena gempa di Zhaotong, provinsi Yunan, Tiongkok. (Foto: AP)

Jumlah korban tewas akibat gempa di Tiongkok bisa meningkat karena jalan dan komunikasi yang terputus menyulitkan pengumpulan informasi.

Pekerja darurat di provinsi Yunnan dan Guizhou, Tiongkok, membuka jalan dan mendaki gunung untuk mencapai desa-desa yang terisolasi oleh gempa bumi Jumat (7/9), sementara Perdana Menteri Wen Jiabao mengunjungi beberapa korban bencana.

Perdana Menteri Wen mengunjungi rumah sakit dan tempat-tempat penampungan darurat Sabtu (8/9). Dia mengatakan mencari dan menyelamatkan mereka yang belum ditemukan harus menjadi prioritas utama. Ia juga mendesak para pekerja darurat untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap epidemi penyakit di kamp-kamp darurat, dan mengatakan mereka juga harus berjaga-jaga untuk menghadapi “bahaya sekunder dan bahaya geologi” seperti tanah longsor.

Hujan diperkirakan akan turun di wilayah bencana selama beberapa hari mendatang sehingga akan menghambat upaya penyelamatan dan lebih memungkinkan tanah longsor.

Gempa berkekuatan 5,6 pada skala Richter pada Jumat menewaskan sedikitnya 80 orang, sebagian besar di provinsi Yunnan yang miskin. Di kedua provinsi, Yunnan dan Guizhou, lebih dari 700 orang terluka dan lebih dari 100.000 orang dievakuasi. Ribuan bangunan hancur atau rusak.

Media pemerintah Tiongkok memperingatkan jumlah korban tewas akibat gempa itu bisa meningkat karena jalan-jalan dan komunikasi yang terputus menyulitkan pengumpulan informasi.

Media pemerintah mengatakan, pemerintah telah mengirim puluhan ribu tenda, selimut, dan mantel untuk para korban gempa.
XS
SM
MD
LG