Tautan-tautan Akses

Perdana Menteri Israel Berkunjung ke China


PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Perdana Menteri Li Keqiang dalam upacara penandatangan kerjasama di Beijing (8/5).

PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Perdana Menteri Li Keqiang dalam upacara penandatangan kerjasama di Beijing (8/5).

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu berkunjung ke sebuah daerah Shanghai, dimana Yahudi Eropa mendapatkan perlindungan di negara itu pada masa Perang Dunia kedua, Selasa (7/5).

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu dalam sambutannya di Shanghai mengatakan militer Israel yang kuat akan menjamin warga Yahudi Eropa agar tidak perlu lagi mencari perlindungan ke negara lain seperti pada masa Perang Dunia II dulu.

Kunjungan Netanyahu ke kota pusat keuangan China, Selasa (7/5) dilakukan tidak lama setelah serangan udara Israel terhadap kompleks militer Suriah dekat Damaskus, akhir pekan lalu. Serangan ini menewaskan sedikitnya 42 orang tentara Suriah dan menghancurkan peluru kendali yang dikirim Iran untuk musuh Israel Hezbollah di Lebanon.

Perdana Menteri Israel itu tidak mengomentari langsung serangan tersebut dalam kunjungannya di China, yang terutama difokuskan untuk memperkuat hubungan ekonomi.

PM Israel Benyamin Netanyahu mengunjungi Sinagog Ohel Moshedi Shanghai, China (7/5).

PM Israel Benyamin Netanyahu mengunjungi Sinagog Ohel Moshedi Shanghai, China (7/5).

Hari Selasa, Netanyahu dan isterinya meninjau sinagog Ohel Moshe di daerah Hongkou, Shanghai, lokasi yang banyak dihuni oleh 18 ribu warga Yahudi, yang mendapat suaka di Shanghai, saat menghindari kekejaman penindasan Nazi.

Netanyahu akan tiba di Beijing hari ini untuk bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang dan Presiden Xi Jinping, hanya satu hari setelah kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di negara ini.

Jamuan China bagi Palestina dan Israel pekan ini menekankan keinginan China untuk memegang peranan yang lebih besar di kawasan Timur-Tengah.
XS
SM
MD
LG